PONTIANAK POST - Dunia ikan hias terus bergerak mengikuti tren. Jika dulu molly dikenal sebagai ikan murah yang mudah ditemukan di toko-toko akuarium, kini kondisinya jauh berbeda.
Sejumlah varian molly premium justru menjadi buruan kolektor karena memiliki nilai jual yang mencapai jutaan rupiah per ekor.
Molly Premium Jadi Primadona Pasar
Pergeseran tren hobi ikan hias membuka peluang baru bagi para pembudidaya molly premium. Komoditas berukuran kecil ini kini menjadi salah satu bintang baru di industri ikan hias karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi
Pembudidaya molly premium, Pinarto Kusuma, mengatakan jenis tanco dan red head saat ini menjadi varian yang paling banyak diminati pasar.
Untuk varian red head, harga jualnya berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp2 juta per ekor. Sementara itu, varian tanco menjadi salah satu yang paling mahal dengan harga mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta per ekor.
’’Harga itu sangat bergantung pada dua variabel utama, ukuran dan keindahan corak,’’ ujar Pinarto, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Cara Merawat Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Unik Agar Tumbuh Optimal
Genetika Impor Jadi Penentu Nilai
Menurut Pinarto, sebagian besar molly premium berasal dari garis keturunan impor yang didatangkan dari berbagai negara.
Jenis tanco berasal dari Filipina. Thailand dikenal sebagai asal red head albino dan zebra. Sementara Vietnam menghasilkan zebra caramel dan sakura.
’’Garis keturunan impor jadi kunci tingginya harga molly premium ini,’’ lanjutnya.
Faktor genetika menjadi perhatian utama para penghobi dan pembudidaya karena berpengaruh langsung terhadap kualitas warna dan pola tubuh ikan.
Nilai Jual Meningkat Seiring Pertumbuhan
Pinarto menjelaskan, molly mulai memiliki nilai ekonomi sejak berusia sekitar 1,5 bulan. Pada usia tersebut ikan biasanya masuk kategori murah atau ombyokan.
Baca Juga: Mengenal Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Premium dengan Corak Garis Polkado
Namun nilai jual tertinggi baru tercapai ketika ikan berumur 6 hingga 7 bulan.
’’Namun, puncak keindahan fisik dan nilai jual tertinggi akan tercapai saat ikan berusia 6 hingga 7 bulan,’’ imbuhnya. (*)
Editor : Chairunnisya