PONTIANAK POST - Di tengah ramainya kontes murai batu dan cucak ijo, burung pleci masih memiliki tempat tersendiri di hati para penghobi kicau.
Meski berukuran mungil, burung bermata putih khas ini tetap mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di berbagai ajang lomba.
Dilansir dari Jawapos, bagi Zulkifli, penghobi pleci asal Rungkut sekaligus anggota Persatuan Pleci Mania Indonesia (PCMI) chapter KPS CUK, pesona pleci justru terletak pada karakter dan mental bertandingnya.
Baca Juga: Burung Parrot Kehilangan Nafsu Makan? Kenali Gejala Sakit Sejak Awal
Pelihara 10 Ekor Pleci di Rumah
Burung dengan nama latin Zosterops atau sabuk mata itu dikenal tampil tenang saat berada di gantangan. Meski tubuhnya kecil, pleci mampu bertarung dengan elegan dan fokus mengeluarkan suara atau ngalas.
Zulkifli menjadi salah satu penghobi yang merasakan langsung kualitas burung tersebut.
’’Ada 10 ekor di rumah. Kalau yang untuk main ada 5 ekor, termasuk tanding di luar kota antar komunitas,’’ ujar laki-laki yang jatuh hati dengan pleci sejak 2010 itu.
Baca Juga: Burung Parrot Makin Populer, Ini Panduan Perawatan yang Tak Boleh Diabaikan
Klakson dan Repsol Jadi Andalan
Keseriusan Zulkifli menekuni pleci berbuah prestasi. Pekan lalu, burung andalannya bernama Klakson berhasil meraih juara 1 sebanyak lima sesi dan juara 2 pada satu sesi dalam lomba di Malang.
Sebelumnya, pada gelaran Kartini Cup di Jepara, April lalu, ia menurunkan dua gacoan sekaligus, yakni Klakson dan Repsol.
Baca Juga: Tips Aman Meninggalkan Burung Parrot Saat Pemilik Bepergian
Klakson berhasil meraih juara 1 sebanyak tiga sesi, sedangkan Repsol meraih juara 3 sebanyak dua kali di kelas konservasi.
’’Ada kelas khusus menang, kelas konservasi ini harus disertai ser tifikat resmi,’’ jelasnya.
Pleci Tetap Jadi Primadona Komunitas
Menurut Zulkifli, pleci masih menjadi primadona di kalangan komunitas. Selain memiliki bentuk fisik yang menarik, burung ini menawarkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan suara dan mental bertanding.
Baca Juga: Rahasia Sukses Melatih Burung African Grey Agar Cepat Bicara Banyak Kosakata Baru
Baginya, pleci bukan sekadar komoditas jual beli, melainkan hobi yang penuh semangat dan kepuasan tersendiri bagi para pencintanya. (*)
Editor : Chairunnisya