PONTIANAK POST - Keberhasilan menanam tulip di Indonesia tidak hanya ditentukan oleh media tanam. Penanganan umbi sejak pertama kali tiba juga menjadi tahap yang sangat penting.
Dilansir dari Jawapos, urban gardener Ida Amal mengingatkan bahwa umbi tulip tidak boleh terlalu lama berada di suhu ruang.
Risiko Jamur dan Pembusukan Sangat Tinggi
Menurut Ida, umbi yang baru tiba harus segera disimpan dalam kondisi dingin.
Baca Juga: Bunga Tulip Ternyata Bisa Tumbuh di Indonesia, Ini Rahasianya
’’Harus langsung masuk kulkas,’’ tegasnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah pertumbuhan jamur yang dapat menyebabkan umbi membusuk sebelum ditanam.
Waktu Tanam Menentukan Kualitas Bunga
Umbi kemudian disimpan atau "diistirahatkan" hingga waktu tanam yang ideal tiba.
Baca Juga: Bayam Batang Pink, Sayuran Unik yang Sekaligus Jadi Tanaman Hias
’’Kalau nanamnya terlambat atau waktu idealnya sudah terlewat, biasanya bunganya tumbuh pendek karena sudah terlalu panas,’’ jelas Ida.
Karena itu, ketepatan waktu menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan budidaya tulip di negara tropis.
Media Tanam Disiapkan Lebih Awal
Sambil menunggu masa tanam, Ida menyiapkan media berupa campuran kompos daun dan pasir.
Baca Juga: Berkebun di Rooftop Lebih Mudah dengan Tanaman Buah Tin
Media tersebut didiamkan terlebih dahulu hingga siap digunakan sebelum umbi ditanam dan kembali dimasukkan ke dalam showcase atau kulkas. (*)
Editor : Chairunnisya