Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kelihatannya Sempurna, Kenali 7 Tipe Pria yang Justru Bisa Bikin Hubungan Asmara Jadi Sengsara

Rafael B. Junior • Rabu, 1 Juli 2026 | 16:33 WIB
Ilustrasi seorang pria
Ilustrasi seorang pria

PONTIANAK POST — Menilai karakter seorang pria tidak cukup hanya dari kesan pertama saat masa pendekatan (pdkt). Banyak lelaki yang pada awalnya tampak begitu memikat, penuh perhatian, atau sangat mapan, namun perlahan menunjukkan watak asli yang justru membuat dinamika hubungan asmara menjadi sebuah mimpi buruk.

Melansir ulasan dari pakar hubungan internasional dan praktisi NLP, Clayton Olson, pria sering kali mengadopsi peran-peran tertentu yang tanpa disadari menyabotase keharmonisan bersama wanita yang mereka cintai. Jika porsinya seimbang, karakter ini bisa jadi pemanis hubungan. Namun, ketika peran tersebut mendominasi seluruh kepribadiannya, jalinan kasih akan berubah menjadi sumber stres yang menguras emosi.

Berikut adalah 7 tipe pria yang terlihat hebat di awal, namun berpotensi besar membuat hubungan asmara menjadi sengsara:

1. Tipe "Sang Ayah" 

Pria dengan karakter ini menawarkan perlindungan, rasa aman, dan pemenuhan kebutuhan materi yang sangat dikagumi wanita. Sayangnya, ia tidak memandang pasangannya sebagai seorang mitra yang setara. Ia cenderung memposisikan wanita layaknya seorang anak perempuan yang harus dididik, diatur, dan dikontrol. Ketika pasangan melakukan kesalahan, ia akan memarahi atau mendominasinya. Pola asuh berlebih dalam pacaran ini lambat laun memicu sikap pemberontakan dari pihak wanita karena merasa hak kedewasaannya direnggut.

Baca Juga: Jangan Langsung Menuduh, Salah Paham Bisa Menghancurkan Hubungan dan Karier Pasangan

2. Tipe "Pria Nakal" 

Sosoknya yang penuh petualangan, menantang maut, dan penuh karisma cuek sering kali membuat wanita jatuh hati. Kejujurannya dalam mengespresikan diri terlihat seksi. Namun, ego pria tipe ini sangat tinggi karena ia hanya jujur pada ego dan keinginannya sendiri alias egois. Hubungan dengannya akan sangat minim rasa saling percaya. Jika ia menginginkan wanita lain, ia tidak akan ragu untuk berselingkuh. Sifatnya yang menganut prinsip "ikuti caraku atau silakan pergi" membuat hubungan dengannya hanya cocok untuk kesenangan jangka pendek, bukan komitmen masa depan.

3. Tipe "Pria Terlalu Baik"

Secara teori, pria ini tampak sangat sempurna untuk dikenalkan kepada orang tua karena sifatnya yang penurut, penuh kompromi, dan selalu mengalah demi mendapat persetujuan orang lain. Namun, kebaikan yang berlebihan ini justru menjadi bumerang. Tipe ini cenderung mengalami ketidakjujuran emosional; ia jarang mengutarakan apa yang benar-benar ia rasakan atau pikirkan demi menghindari konflik. Hal ini membuat wanita merasa terjebak dan sulit menaruh kepercayaan penuh, hingga akhirnya pria tipe ini kerap berakhir di zona pertemanan (friend zone).

4. Tipe "Ksatria Penyelamat" 

Ia adalah tipe pria yang selalu siap sedia datang menyelamatkan Anda dari setiap kesulitan hidup. Pesona heroik ini tentu sangat romantis di awal. Namun, bergantung sepenuhnya pada pria akan menciptakan hubungan yang kodependen (saling ketergantungan yang tidak sehat). Wanita menjadi tidak terlatih untuk menyelesaikan masalahnya sendiri, sementara sang "ksatria" akan mendapatkan kekuatan dan dominasi sepihak atas hidup pasangannya yang lambat laun menjadi tidak sehat.

5. Tipe "Pengusaha Kaku" 

Karakternya sangat rasional, terukur, dan menjunjung tinggi asas keadilan matematis. Sifat ini mungkin membuatnya sukses di dunia kerja, namun dalam urusan cinta, ia berubah menjadi sosok yang perhitungan. Ia akan mencatat secara mendetail siapa membayar apa, serta membagi tugas domestik secara kaku. Hubungan asmara diposisikan layaknya sebuah transaksi bisnis, yang berakibat pada hilangnya kelembutan, pengorbanan sukarela, dan ketulusan kasih sayang.

Baca Juga: Kesalahan Pria dalam Berkomunikasi yang Sering Merusak Hubungan dengan Wanita

6. Tipe "Peter Pan" 

Pria tipe ini sangat menyenangkan, penuh spontanitas, humoris, dan berjiwa bebas layaknya anak-anak yang menolak tua. Sisi buruknya, ia tidak akan pernah bisa mendapatkan rasa hormat dari pasangannya karena ia tidak memiliki rencana hidup yang realistis, malas bekerja keras, dan menjadi pencapai yang rendah (underachiever). Ketika dihadapkan pada emosi yang mendalam dan masalah hidup yang nyata, ia akan melarikan diri, membuat hubungan terasa semu.

7. Tipe "Sang Pemuat Rayuan"

Fokus utamanya hanya satu: menghujani wanita dengan kalimat manis yang ingin didengar dan membuat pasangannya merasa menjadi wanita paling cantik di dunia. Sayangnya, tipe ini tidak pernah menginginkan sebuah pernikahan atau hubungan jangka panjang. Ia hanya menikmati sensasi dari proses "berburu" demi memuaskan harga dirinya sendiri. Setelah berhasil menaklukkan hati korbannya, ia akan mulai mempermainkan perasaan wanita tersebut layaknya kucing yang memainkan tikus.

Menurut Olson, memiliki secuil dari karakter-karakter di atas adalah hal yang lumrah bagi setiap pria. Namun, jika seorang pria hanya terpaku pada satu peran kaku tanpa mau berkembang, kelangsungan hubungan asmara akan sulit untuk dipertahankan, apalagi mencapai kebahagiaan bersama. (*)

Editor : Rafael B. Junior
#kesan pertama #pria #PDKT #karakter #pasangan