Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Kisah Tony Satu Dekade Pelihara 100 Kalajengking Patahkan Mitos Hewan Berbahaya

Chairunnisya • Kamis, 2 Juli 2026 | 18:09 WIB
Tony Wicaksono lebih dari satu dekade me melihara kalajengking. Salah satu alasannya karena jarang dipelihara masyarakat umum. (DOK JAWAPOS)
Tony Wicaksono lebih dari satu dekade me melihara kalajengking. Salah satu alasannya karena jarang dipelihara masyarakat umum. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Kalajengking kerap dianggap sebagai hewan yang berbahaya karena bentuk tubuhnya yang menyeramkan.

Tubuh hitam mengilap, capit besar, serta ekor dengan sengat membuat banyak orang memilih menjauhinya. Namun, anggapan tersebut tidak selalu benar.

Tidak Semua Spesies Kalajengking Bersifat Agresif

Dilansir dari Jawapos, salah seorang pendiri Jumbo Keong Indonesia (JKI), Tony Wicaksono, mengatakan tidak semua spesies kalajengking memiliki sifat agresif. 

Baca Juga: Tak Segarang Tampilannya, Asian Forest Scorpion Direkomendasikan untuk Penghobi Kalajengking Pemula

Selama lebih dari 10 tahun memelihara kalajengking, ia justru mengenal karakter satwa tersebut sebagai hewan yang relatif tenang.

Ketertarikan Tony memelihara kalajengking muncul karena ia menyukai satwa yang memiliki bentuk unik dan jarang dipelihara masyarakat.

"Saya memang suka hewan-hewan yang unik dan tidak biasa dipelihara orang," ujarnya.

Baca Juga: Jika Anda Tidur Bersama Hewan Peliharaan, Ini 7 Sifat Unik Menurut Psikologi

Asian Forest Scorpion dari Hutan Tropis Asia

Dari berbagai jenis yang ada, Tony memilih memelihara Asian Forest Scorpion atau kalajengking hutan Asia (Heterometrus sp.).

Spesies ini berasal dari kawasan hutan tropis Asia, termasuk Indonesia, India, dan Malaysia.

Menurutnya, daya tarik utama Asian Forest Scorpion justru terletak pada kontras antara penampilannya yang garang dengan sifatnya yang tidak agresif.

Baca Juga: Cegah Rabies, Warga Sanggau Diminta Suntik VAR Hewan Peliharaan

"Fisiknya memang terlihat serem, tetapi justru itu yang membuatnya menarik. Selain itu, tingkat bisanya rendah dan cenderung malas menyengat kalau tidak diprovokasi," katanya.

Pelihara 100 Ekor Asian Forest Scorpion

Saat ini, Tony memelihara sekitar 100 ekor Asian Forest Scorpion. Seluruh koleksinya berasal dari spesies yang sama karena dinilai memiliki karakter yang aman dan mudah dirawat.

Ia menjelaskan, kalajengking tersebut umumnya hanya akan menggunakan capit atau sengatnya ketika merasa terancam.

Baca Juga: Kucing: Hewan Peliharaan Paling Populer di Dunia

"Asian Forest Scorpion bukan kalajengking yang agresif. Hewan ini umumnya hanya akan mencapit atau menyengat saat merasa terancam. Bahkan, racunnya tidak dianggap berbahaya secara medis bagi manusia maupun hewan peliharaan seperti kucing dan anjing," lanjutnya.

Menurut Tony, karakter itulah yang membuat Asian Forest Scorpion menjadi salah satu spesies yang banyak direkomendasikan bagi penghobi yang ingin mulai mengenal dunia kalajengking tanpa harus memilih jenis yang agresif. (*)

Editor : Chairunnisya
#kalajengking #hewan peliharaan