Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Hak Anak Tetap Harus Diutamakan Saat Live Jualan di Media Sosial

Chairunnisya • Kamis, 2 Juli 2026 | 18:59 WIB
Ilustrasi anak ikut live berjualan di media sosial (AI)
Ilustrasi anak ikut live berjualan di media sosial (AI)

PONTIANAK POST - Keterlibatan anak dalam live jualan tidak hanya soal durasi tampil atau jumlah penonton. Yang tak kalah penting ialah memastikan anak benar-benar bersedia dan merasa nyaman.

Anak Berhak Menyampaikan Pendapat

Dilansir dari Jawapos, Pandu Literasi Digital Komdigi, Wahyu Oktafialni SSos, menegaskan pentingnya persetujuan anak, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia sekolah dan mampu menyampaikan pendapat.

Baca Juga: Waspadai Digital Kidnapping Saat Anak Muncul dalam Live Streaming Jualan

"Jika anak menolak tampil, merasa malu, lelah, atau ingin berhenti, orang tua wajib menghormati keputusan tersebut tanpa manipulasi emosional. Perlindungan hak anak harus selalu menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan penjualan," katanya.

Menurut Wahyu, hak anak harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap aktivitas digital yang melibatkan mereka.

Kepentingan Anak Harus Didahulukan

Baca Juga: Tren Anak Tampil Saat Live Jualan Dinilai Berpotensi Melanggar Etika Digital

Ia mengingatkan, anak memiliki hak atas rasa aman dan nyaman di ruang digital. Karena itu, keputusan anak untuk tidak tampil harus dihargai tanpa tekanan.

Dengan demikian, aktivitas komersial keluarga tidak mengorbankan hak-hak dasar anak. (*) 

Editor : Chairunnisya
#anak berjualan di media sosial #media sosial #anak