PONTIANAK POST - Kepekaan sosial tidak muncul begitu saja. Sikap tersebut dapat dibentuk melalui kebiasan-kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Dilansir dari Jawapos, Dosen Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya, Nike Kusumawanti MA, menuturkan salah satu langkah awal adalah memberikan perhatian aktif terhadap lingkungan sekitar.
Jangan Terlalu Tenggelam dengan Ponsel
Saat berada di tempat umum, usahakan tidak terus-menerus fokus pada gawai. Perhatikan apakah ada orang yang membutuhkan bantuan, seperti lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas yang memerlukan tempat duduk.
Baca Juga: Cara Melatih Kepekaan Sosial agar Lebih Peduli terhadap Orang Sekitar
Biasakan Bersikap Proaktif
Kepekaan sosial juga berarti berani mengambil inisiatif. Misalnya ketika melihat seseorang tampak kebingungan mencari lokasi di pusat perbelanjaan atau tempat umum.
Alih-alih menunggu dimintai bantuan, seseorang dapat menawarkan bantuan secara sopan. Contohnya dengan bertanya, "Permisi, apakah Anda sedang mencari lokasi tertentu?"
Baca Juga: Disclosure Day: Kembalinya Steven Spielberg Mengangkat Alien dan Empati Manusia
Sadari Dampak Perilaku Sendiri
Selain peduli kepada orang lain, seseorang juga perlu mengevaluasi perilakunya sendiri.
Misalnya saat berbicara melalui telepon di ruang publik. Pastikan volume suara tidak mengganggu orang lain yang sedang bekerja atau membaca.
Latihan yang Dilakukan Setiap Hari
Baca Juga: Bermain di Alam Bantu Anak Tumbuhkan Empati dan Kepedulian Lingkungan
Menurut Nike Kusumawanti, semakin sering perilaku-perilaku kecil tersebut dilakukan, semakin mudah kepekaan sosial tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Editor : Chairunnisya