PONTIANAK POST - Kepekaan sosial tidak hanya diukur dari kemampuan mengenali kebutuhan orang lain. Respons yang diberikan juga harus tepat agar benar-benar membantu.
Dilansir dari Jawapos, Dosen Sosiologi FISIP Universitas Brawijaya, Nike Kusumawanti MA, menjelaskan bahwa setiap situasi membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Pilih Tindakan yang Aman
Baca Juga: Lima Kebiasaan Sederhana yang Menunjukkan Kepekaan Sosial di Tempat Umum
Dalam situasi tertentu, tindakan yang terburu-buru justru dapat memperburuk keadaan. Karena itu, keselamatan korban harus selalu menjadi pertimbangan utama sebelum mengambil tindakan.
Hindari Memperparah Situasi
Pada kasus kekerasan terhadap anak, misalnya, konfrontasi langsung dengan pelaku sebaiknya dihindari.
Baca Juga: Cara Melatih Kepekaan Sosial agar Lebih Peduli terhadap Orang Sekitar
Langkah yang lebih tepat adalah meminta bantuan pihak berwenang atau petugas keamanan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih aman.
Jadikan Kepekaan Sosial sebagai Kebiasaan
Nike Kusumawanti menilai kepekaan sosial dapat dilatih melalui kebiasaan sehari-hari.
Baca Juga: Sosiolog Unair Soroti Minimnya Empati di Perkotaan Dinilai Memicu Konflik soal Tangisan Bayi
Dengan mengenali situasi, memahami kebutuhan orang lain, serta memberikan respons yang tepat, masyarakat dapat ikut menciptakan ruang publik yang lebih aman, manusiawi, dan inklusif. (*)
Editor : Chairunnisya