Cara Memperbanyak Peace Lily dari Rumah dengan Memisahkan Anakan

Chairunnisya • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Samuel dan koleksi peace lily miliknya. Tanaman ini tumbuh optimal selama kebutuhan cahaya, air, dan media tanam terpenuhi. (DOK JAWAPOS)
Samuel dan koleksi peace lily miliknya. Tanaman ini tumbuh optimal selama kebutuhan cahaya, air, dan media tanam terpenuhi. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Menambah koleksi peace lily di rumah tidak selalu harus membeli tanaman baru.

Tanaman ini dapat diperbanyak dengan cara sederhana melalui pemisahan anakan atau pembagian rumpun.

Selain memperbanyak tanaman, penghobi juga perlu mengetahui tanda-tanda ketika peace lily mulai mengalami masalah, terutama yang berkaitan dengan akar dan kondisi media tanam.

Baca Juga: Mengenal Daun Ungu, Tanaman Herbal Nusantara yang Terus Menarik Perhatian Peneliti

Perbanyak dengan Memisahkan Anakan

Owner Sams Plant, Samuel Hendyanto, mengatakan peace lily dapat dikembangbiakkan dengan memisahkan anakan atau membagi rumpun.

’’Untuk memperbanyak koleksi, peace lily dapat dikembangbiakkan dengan memisahkan anakan atau membagi rumpun saat mengganti media tanam,’’ sambungnya, dikutip dari Jawapos.

Cara tersebut dinilai mudah dilakukan di rumah dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Baca Juga: Cara Merawat Peace Lily di Dalam Rumah Agar Tetap Sehat dan Berbunga

Momen mengganti media tanam sekaligus dapat dimanfaatkan untuk melihat kondisi akar dan memisahkan rumpun yang akan dikembangkan menjadi tanaman baru.

Kenali Tanda Tanaman Perlu Diganti Pot

Penggantian media tanam sebaiknya dilakukan setiap satu hingga dua tahun. Namun, kondisi tanaman juga menjadi indikator penting untuk menentukan waktunya.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain akar mulai keluar dari dasar pot, tanaman cepat layu meski baru disiram, pertumbuhan melambat, atau seluruh isi pot sudah dipenuhi akar.

Baca Juga: Peace Lily Rajin Tumbuh Daun tapi Tak Berbunga? Ini Penyebab dan Solusinya

Kondisi tersebut menunjukkan tanaman membutuhkan ruang dan media tanam yang lebih sesuai.

Jangan Biarkan Air Menggenang

Media tanam yang terlalu basah menjadi salah satu kondisi yang perlu dihindari. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika bagian atas media tanam mulai mengering.

’’Yang paling mudah adalah menyiram saat bagian atas media tanam sudah mulai kering. Biasanya sekitar dua sampai tiga kali seminggu, tergantung cuaca,’’ jelasnya.

Sebaliknya, terlalu banyak air dapat menyebabkan daun menguning dan akar membusuk.

Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto

Karena itu, media tanam perlu memiliki drainase yang baik. Samuel menyarankan campuran cocopeat, sekam bakar, kompos, serta perlit atau pasir agar air tidak menggenang.

Waspadai Hama dan Daun Rusak

Penghobi juga perlu memperhatikan keberadaan kutu putih, kutu perisai, dan tungau. Selain itu, daun tua, menguning, atau rusak sebaiknya segera dipangkas.

’’Tidak butuh pemangkasan rutin. Tapi daun yang rusak sebaiknya segera dipotong agar bisa terbentuk daun dan bunga baru,’’ bebernya.

Baca Juga: Rahasia Tanaman Tetap Sehat Ternyata Ada pada Sistem Drainase Pot

Dengan memperhatikan kondisi akar, media tanam, air, serta bagian tanaman yang rusak, peace lily dapat dirawat sekaligus diperbanyak dari rumah. (*)

Editor : Chairunnisya
tanaman peace lily memperbanyak peace lily anakan peace lily ganti pot media tanam peace lily