PONTIANAK POST – Kebutuhan nutrisi dapat berubah seiring bertambahnya usia. Setelah memasuki usia 50 tahun, sejumlah makanan yang kaya nutrisi dinilai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh, terutama terkait protein, serat, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral.
Artikel Express.co.uk yang mengutip rekomendasi ahli menyoroti tujuh jenis makanan yang dapat dimasukkan dalam pola makan mingguan bagi kelompok usia di atas 50 tahun. Daftar tersebut mencakup sayuran berdaun hijau, buah beri, makanan laut, kacang-kacangan dan biji-bijian, kacang-kacangan polong, alpukat, serta cottage cheese.
Pertama, sayuran berdaun hijau. Kale, bayam, brokoli, dan rocket termasuk makanan yang disebut dalam daftar. Jenis sayuran tersebut menyediakan kalsium dan serat yang dibutuhkan tubuh. Serat juga berperan dalam mendukung pencernaan.
Baca Juga: 7 Tips Feng Shui Kamar Tidur: Rahasia Tidur Nyenyak, Tubuh Sehat, dan Hubungan Harmonis
Kedua, buah beri. Stroberi, raspberry, blueberry, dan blackberry menjadi pilihan yang disebut kaya vitamin C, serat, serta flavonoid antioksidan. Kandungan tersebut dikaitkan dengan dukungan terhadap kesehatan memori dan pembuluh darah.
Ketiga, makanan laut. Salmon, kod, tuna, dan trout disebut sebagai sumber protein serta vitamin B12. Protein menjadi salah satu nutrisi penting untuk membantu mempertahankan massa otot yang secara alami dapat menurun seiring bertambahnya usia.
Keempat, kacang dan biji-bijian. Berbagai jenis kacang disebut mengandung protein, serat, serta lemak yang mendukung kesehatan jantung. Konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.
Kelima, kacang-kacangan polong. Chickpea, lentil, dan hummus masuk dalam daftar makanan yang direkomendasikan. Kelompok makanan tersebut menyediakan serat dan protein nabati serta relatif rendah kalori.
Baca Juga: Orang Tiba-Tiba Pingsan Saat Olahraga? Dokter Jelaskan Langkah Pertolongan Pertama yang Benar
Keenam, alpukat. Buah ini juga menjadi salah satu pilihan yang disoroti. Artikel tersebut mengutip penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Heart Association, yang mengaitkan konsumsi dua porsi alpukat per minggu dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah dibandingkan konsumsi yang jarang.
Ketujuh, keju cottage. Makanan berbahan dasar susu ini disebut sebagai sumber whey protein. Ahli diet terdaftar Christine Rosenbloom mengatakan kandungan tersebut membantu merangsang sintesis protein otot.
Selain protein, serat menjadi salah satu nutrisi yang mendapat perhatian dalam rekomendasi tersebut. Serat disebut membantu menjaga keteraturan pencernaan, mengelola berat badan, serta membantu melindungi tubuh dari sejumlah penyakit.
Baca Juga: Jendela Rumah Kusam? Ini Cara Membersihkan Bagian Dalam Kaca agar Kembali Berkilau
Untuk kelompok usia di atas 50 tahun, kebutuhan protein juga menjadi perhatian karena massa otot cenderung menurun seiring proses penuaan. Karena itu, makanan seperti ikan, kacang-kacangan, dan cottage cheese dapat menjadi sumber protein dalam pola makan.
Artikel tersebut juga menyoroti ikan berlemak seperti salmon, makarel, sarden, dan trout sebagai sumber lemak omega-3. NHS merekomendasikan konsumsi ikan setidaknya dua porsi per minggu, termasuk satu porsi ikan berlemak.
Tujuh makanan tersebut pada dasarnya dapat dimasukkan ke dalam menu sehari-hari dengan berbagai cara, seperti menambahkan buah beri dan kacang ke dalam sarapan, menggunakan hummus dan sayuran hijau untuk makan siang, atau menjadikan ikan, sayuran, dan kacang-kacangan sebagai bagian dari menu makan malam.
Rekomendasi tersebut merupakan panduan umum mengenai pilihan makanan dan bukan pengganti saran medis atau pola makan yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu. (*)
Editor : Rafael B. Junior