Sirkulasi Udara Kandang Nyaman, Burung Kakatua Molukan Bisa Berumur Sekitar 80 Tahun

Chairunnisya • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:13 WIB
Kakatua molukan (AI)
Kakatua molukan (AI)

PONTIANAK POST - Kenyamanan kandang menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kakatua molukan.

Lingkungan yang terlalu panas dapat membuat burung lebih pasif dan enggan menunjukkan perilaku atraktifnya.

Dilansir dari Jawapos, owner Kibar Burung Indonesia Andik Lalang mengatakan, sirkulasi udara menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kenyamanan burung.

Baca Juga: Tak Hanya Manusia, Kakatua Molukan Juga Bisa Bosan

Hindari Kandang Terlalu Panas

Menurut Lalang, suhu kandang yang terlalu panas dapat membuat kakatua molukan cenderung pasif.

Kondisi tersebut membuat burung enggan memperlihatkan perilaku aktif dan atraktif seperti biasanya.

Karena itu, selain pendingin ruangan, sirkulasi udara di sekitar kandang juga perlu diperhatikan.

Baca Juga: Gaya Atraktif Kakatua Molukan Jadi Daya Tarik bagi Pencinta Burung

’’Tetap perlu, selain pendingin ruangan, sirkulasi udara juga penting diperhatikan,’’ ujarnya.

Kenyamanan lingkungan menjadi semakin penting mengingat kakatua molukan dikenal sebagai burung dengan usia hidup yang panjang.

Bisa Hidup Hingga Sekitar 80 Tahun

Di penangkaran, kakatua molukan dapat hidup hingga sekitar 80 tahun.

Baca Juga: Penyelundup Kakatua Dituntut Tiga Tahun Penjara

Asupan nutrisi yang terjaga dan minimnya ancaman predator menjadi faktor yang disebut mendukung usia hidup tersebut.

Karakter manja dan penyayang, ditambah penampilan eksotis serta perilakunya yang ekspresif, membuat kakatua molukan menjadi salah satu burung yang menarik perhatian pencinta burung paruh bengkok.

Bagi pemilik, menjaga kenyamanan lingkungan menjadi bagian penting agar burung tetap aktif dan dapat menunjukkan karakter atraktifnya. (*) 

Editor : Chairunnisya
kakatua molukan kakatua peliharaan kandang kakatua molukan perawatan burung burung