Mengenal Leucanthemum Annual, Bunga Daisy yang Menutup Saat Mendung

Chairunnisya • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:31 WIB
Leucanthemum annual menghasilkan banyak bunga daisy putih atau kuning pucat dan umumnya tumbuh setinggi 15–25 sentimeter. (RHS)
Leucanthemum annual menghasilkan banyak bunga daisy putih atau kuning pucat dan umumnya tumbuh setinggi 15–25 sentimeter. (RHS)

PONTIANAK POST - Leucanthemum annual merupakan kelompok tanaman berbunga yang dikenal karena kemampuannya menghasilkan bunga dalam jumlah banyak sepanjang musim panas.

Tanaman yang berumur pendek ini cocok ditanam di bagian depan area taman, taman batu, maupun wadah atau pot.

Royal Horticultural Society (RHS) menyebut tanaman ini umumnya berukuran kompak dan dapat mengisi ruang kosong yang ditinggalkan tanaman lain setelah masa berbunga berakhir. Salah satu contohnya adalah Leucanthemum paludosum.

Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah

Bunga Daisy Putih dan Kuning Pucat

Leucanthemum annual menghasilkan banyak bunga berbentuk daisy dengan warna putih atau kuning pucat. Tanaman ini berbentuk rimbun, tumbuh rendah, dan relatif kuat. Tingginya umumnya hanya sekitar 15–25 sentimeter.

Di Inggris, tanaman tersebut umumnya ditanam sebagai tanaman semusim dan biasanya mati pada akhir musim gugur.

Suka Sinar Matahari Penuh

Salah satu kebutuhan utama Leucanthemum annual adalah sinar matahari penuh.Tanaman ini dapat tumbuh di sebagian besar jenis tanah taman selama memiliki drainase yang baik.

Baca Juga: Cara Menanam Agastache, Tanaman Bunga yang Suka Sinar Matahari

Karakter tersebut membuat Leucanthemum annual relatif fleksibel untuk ditempatkan di berbagai area taman, selama lokasi mendapatkan paparan matahari yang cukup.

Tidak Suka Tanah Terlalu Basah

Meskipun menyukai tanah yang memiliki drainase baik, Leucanthemum annual tidak menyukai kondisi tanah yang terus-menerus basah.

Tanaman ini juga tidak cocok dengan tanah yang terlalu kering. Selain itu, penanaman di tempat teduh dapat membuat tanaman tidak berbunga dengan baik.

Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto

Karena itu, pemilihan lokasi menjadi salah satu faktor penting untuk mendapatkan pertumbuhan dan pembungaan yang optimal.

Bunganya Menutup Saat Mendung

Ada fakta menarik mengenai Leucanthemum annual. Seperti banyak tanaman dari kelompok daisy lainnya, bunga tanaman ini dapat menutup ketika langit mendung. Bunga kemudian akan kembali membuka ketika matahari bersinar.

Fenomena tersebut menjadi salah satu karakter alami yang membuat tanaman ini menarik untuk diamati di taman.

Cocok untuk Taman dan Pot

Dengan pertumbuhan yang rendah dan kompak, Leucanthemum annual dapat digunakan untuk mempercantik bagian depan perbatasan taman.

Baca Juga: Bayam Batang Pink, Sayuran Unik yang Sekaligus Jadi Tanaman Hias

RHS juga menyebut tanaman ini cocok untuk rock garden atau taman batu serta ditanam dalam summer container atau wadah tanaman untuk musim panas.

Bunga yang muncul dalam jumlah banyak selama musim panas membuat tanaman ini dapat memberikan warna pada area taman dalam periode yang cukup panjang.

Tanaman Daisy Berumur Pendek

Leucanthemum annual termasuk tanaman berumur pendek. Di Inggris, tanaman ini umumnya ditanam sebagai tanaman semusim dan biasanya akan mati pada akhir musim gugur.

Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias

Meski demikian, masa berbunga yang panjang selama musim panas membuatnya tetap menjadi pilihan menarik untuk mengisi area taman yang membutuhkan tanaman berbunga berukuran rendah.

Dengan bunga putih atau kuning pucat, tinggi sekitar 15–25 sentimeter, serta kebutuhan sinar matahari penuh, Leucanthemum annual menjadi pilihan tanaman yang dapat memberikan warna pada taman tanpa membutuhkan ruang besar. (*) 

Editor : Chairunnisya
Leucanthemum annual bunga daisy tanaman taman bunga musim panas cara merawat Leucanthemum