PONTIANAK POST - Gardenia merupakan tanaman semak yang dikenal karena bunga musim panasnya yang berwarna putih krem dan memiliki aroma sangat harum.
Tanaman ini umumnya ditanam sebagai tanaman hias di dalam ruangan, meski dapat ditempatkan di luar ruangan selama musim panas.
Royal Horticultural Society (RHS) menyebut Gardenia sebagai tanaman yang membutuhkan perhatian cukup tinggi. Namun, jika kebutuhan cahaya, kehangatan, dan kelembapannya terpenuhi, tanaman ini dapat menghasilkan bunga selama berbulan-bulan.
Baca Juga: Brugmansia, Bunga Terompet Harum tetapi Sangat Beracun
Bunga Putih hingga 10 Cm
Daya tarik utama Gardenia terletak pada bunganya. Tanaman ini menghasilkan bunga putih krem yang sangat harum pada musim panas. Bunganya dapat berdiameter sekitar 5–10 sentimeter dan tumbuh di antara daun berwarna hijau tua mengilap.
Sebagai tanaman hias dalam ruangan, Gardenia umumnya dapat tumbuh hingga sekitar 45 sentimeter. Ukurannya dapat menjadi lebih besar jika ditanam di konservatori.
Suka Cahaya Terang, tetapi Bukan Matahari Terik
Gardenia membutuhkan cahaya terang, tetapi tidak menyukai paparan sinar matahari yang terlalu kuat. Tanaman ini membutuhkan kelembapan tinggi serta media tanam bebas gambut yang bersifat asam dan harus dijaga tetap lembap secara konsisten.
Baca Juga: Mengenal Leucanthemum Annual, Bunga Daisy yang Menutup Saat Mendung
Suhu ideal Gardenia berada pada kisaran 21–24 derajat Celsius, dengan suhu malam dan musim dingin sedikit lebih rendah. Namun, suhu sebaiknya selalu berada di atas 16 derajat Celsius.
Bisa Ditanam di Luar Ruangan
Gardenia juga dapat ditanam di luar ruangan selama musim panas. Lokasi yang sesuai adalah tempat yang hangat, terlindung, dan mendapatkan naungan sebagian.
Tanaman ini tidak tahan terhadap kondisi terlalu panas dan kering. Gardenia juga tidak menyukai sinar matahari musim panas yang kuat maupun tempat dengan naungan terlalu dalam.
Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah
Jangan Sampai Media Terlalu Kering atau Tergenang
Salah satu tantangan dalam merawat Gardenia adalah menjaga kondisi media tanam.
Tanaman ini tidak tahan terhadap media yang tergenang air maupun terlalu kering. Kelembapan yang tidak sesuai dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Gardenia juga sensitif terhadap perubahan suhu yang besar. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kuncup bunga rontok sebelum mekar.
Sebagian besar Gardenia juga tergolong tanaman yang tidak tahan dingin sehingga perlu ditempatkan di dalam ruangan selama musim dingin.
Baca Juga: Cara Menanam Agastache, Tanaman Bunga yang Suka Sinar Matahari
Membutuhkan Media Tanam Asam
Gardenia termasuk tanaman penyuka kondisi asam atau acid-loving plants. Direkomendasikan penggunaan media tanam bebas gambut untuk tanaman penyuka tanah asam dengan pH di bawah 7.
Bagi penghobi yang tinggal di wilayah dengan air sadah, disarankan penggunaan air hujan bila memungkinkan untuk menyiram Gardenia. Langkah tersebut membantu mempertahankan tingkat keasaman media tanam.
Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto
Cantik, Harum, tetapi Butuh Perhatian
Gardenia menawarkan kombinasi bunga putih krem yang menarik dan aroma harum yang kuat. Namun, tanaman ini tidak termasuk jenis yang bisa dibiarkan tumbuh tanpa perhatian.
Kunci perawatannya adalah menyediakan cahaya terang tanpa matahari kuat, kelembapan tinggi, suhu hangat, media tanam asam yang tetap lembap, serta perlindungan dari perubahan suhu ekstrem.
Baca Juga: Tips Memilih Tanaman Hias agar Berhasil Tumbuh Menempel pada Gerabah Tanah Liat
Dengan kondisi tersebut, Gardenia dapat menjadi tanaman hias yang tidak hanya mempercantik ruangan atau taman, tetapi juga menghadirkan aroma bunga yang khas selama musim berbunga. (*)
Editor : Chairunnisya