PONTIANAK POST – Hidup yang terasa rumit sering kali bukan hanya disebabkan oleh banyaknya masalah, tetapi juga cara seseorang menyikapi berbagai situasi. Sejumlah aturan hidup sederhana disebut dapat membantu mengurangi stres, membuat keputusan lebih baik, dan menjalani hari dengan lebih tenang.
Dalam artikel YourTango yang ditulis Niklas Göke, ada tujuh prinsip sederhana yang diyakini dimiliki orang-orang yang menjalani hidup dengan lebih mudah. Aturan tersebut tidak menghilangkan masalah, tetapi membantu seseorang lebih fokus pada hal-hal yang benar-benar bisa dikendalikan.
1. Berdamai dengan Masa Lalu
Aturan pertama adalah menerima masa lalu apa adanya. Menurut artikel tersebut, masa lalu tidak dapat diubah, sehingga terus membawanya hanya akan mengganggu kehidupan saat ini.
Seseorang disebut hanya benar-benar dapat hidup, bertindak, dan membuat perubahan pada masa sekarang. Karena itu, berdamai dengan pengalaman yang sudah berlalu menjadi langkah awal agar tidak terus terbebani.
Baca Juga: Mengenal Bone Stress, Cedera Tulang yang Mengintai Pelari di Era Sepatu Karbon
2. Beri Waktu untuk Proses Penyembuhan
Tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan cepat. YourTango menekankan bahwa waktu memiliki peran penting dalam proses pemulihan, baik setelah mengalami kekecewaan, kehilangan, maupun kegagalan.
Memaksakan diri untuk segera bangkit justru bisa membuat luka semakin sulit pulih. Sebaliknya, memberi waktu kepada diri sendiri dianggap sebagai bagian penting dari proses tersebut.
3. Jangan Terlalu Memikirkan Penilaian Orang Lain
Banyak orang menghabiskan energi untuk memikirkan apa yang dipikirkan orang lain tentang dirinya. Padahal, menurut artikel itu, penilaian orang lain bukan sesuatu yang dapat dikendalikan.
Fokus yang berlebihan terhadap opini orang lain hanya akan menambah beban pikiran. Karena itu, seseorang disarankan lebih memusatkan perhatian pada tindakan dan keputusan yang berada dalam kendalinya sendiri.
Baca Juga: Sering Susah Tidur? Ini Waktu Terbaik Berhenti Minum Kafein Menurut Ahli
4. Berhenti Membandingkan Hidup dengan Orang Lain
Membandingkan diri dengan orang lain disebut sebagai salah satu kebiasaan yang dapat mengurangi kebahagiaan. Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda, sehingga perbandingan sering kali tidak memberikan gambaran yang utuh.
Artikel tersebut juga mengutip ungkapan yang menyatakan bahwa perbandingan dapat menghilangkan rasa syukur dan membuka ruang bagi rasa tidak puas terhadap kehidupan sendiri.
Baca Juga: Sering Lelah Meski Cukup Tidur? Ini 7 Tanda Tubuh Kurang Sinar Matahari
5. Tidak Harus Selalu Memiliki Jawaban
Aturan berikutnya adalah berhenti memikirkan segala sesuatu secara berlebihan. Menurut YourTango, tidak semua pertanyaan harus segera memiliki jawaban.
Ada situasi dalam hidup yang membutuhkan waktu sebelum jawabannya benar-benar terlihat. Menerima ketidakpastian dapat membantu mengurangi kecemasan dan tekanan yang tidak perlu.
6. Kebahagiaan Adalah Tanggung Jawab Diri Sendiri
Artikel tersebut juga menekankan bahwa tidak ada orang lain yang bertanggung jawab atas kebahagiaan seseorang. Harapan agar orang lain selalu membuat kita bahagia justru berpotensi menimbulkan kekecewaan.
Sebaliknya, kebahagiaan lebih banyak dipengaruhi oleh pilihan, sikap, dan cara seseorang menjalani kehidupannya sendiri.
Baca Juga: Rutin Jalan Kaki Punya Banyak Manfaat, dari Membakar Lemak hingga Menjaga Massa Otot
7. Jangan Terlalu Khawatir dengan Hal yang Tidak Bisa Dikendalikan
Aturan terakhir adalah belajar melepaskan hal-hal yang berada di luar kendali. Menghabiskan waktu untuk mengkhawatirkan sesuatu yang tidak dapat diubah hanya akan menguras energi.
YourTango menyarankan agar perhatian lebih diarahkan pada tindakan nyata yang bisa dilakukan saat ini, daripada terus memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang belum tentu terjadi.
Hidup Lebih Mudah Berawal dari Cara Berpikir
Ketujuh aturan tersebut menunjukkan bahwa hidup yang lebih tenang tidak selalu membutuhkan perubahan besar. Berdamai dengan masa lalu, berhenti membandingkan diri, menerima proses, dan fokus pada hal-hal yang bisa dikendalikan menjadi prinsip yang dinilai dapat membantu seseorang menjalani kehidupan dengan lebih ringan.
Meski sederhana, aturan-aturan tersebut lebih menekankan perubahan pola pikir daripada sekadar kebiasaan sehari-hari. Dalam pandangan yang disampaikan YourTango, cara seseorang merespons kehidupan sering kali lebih menentukan daripada situasi yang sedang dihadapinya. (*)
Editor : Rafael B. Junior