5 Cara Efektif Menurunkan Risiko Flu, Mulai dari Vaksin hingga Rajin Cuci Tangan

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 15:26 WIB
Ilustrasi seseorang terserang flu.
Ilustrasi seseorang terserang flu.

PONTIANAK POST – Flu merupakan salah satu penyakit pernapasan yang mudah menular. Meski tidak ada cara yang dapat menjamin seseorang terbebas sepenuhnya dari influenza, sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu menurunkan risiko terinfeksi sekaligus mencegah penyebarannya.

Healthline mencatat terdapat beberapa langkah utama yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena flu, mulai dari vaksinasi, menjaga kebersihan tangan, menghindari menyentuh wajah, membatasi paparan di tempat ramai, hingga membersihkan permukaan yang sering disentuh.

Berikut sejumlah cara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Pertimbangkan Vaksinasi Flu

Vaksin influenza merupakan salah satu langkah penting untuk membantu mencegah flu. Healthline menyebut vaksin flu tidak memberikan perlindungan 100 persen, tetapi tetap menjadi salah satu metode pencegahan yang efektif.

Vaksin influenza diberikan kepada kelompok usia tertentu sesuai rekomendasi kesehatan dan dapat membantu mengurangi risiko terkena influenza maupun komplikasi yang berkaitan dengan penyakit tersebut.

Bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, atau orang dengan penyakit kronis, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan vaksinasi yang sesuai.

Baca Juga: Bahan Kimia Berbahaya di Rumah, Sofa hingga Wajan Antilengket Perlu Diwaspadai

2. Rajin Mencuci Tangan

Tangan menjadi salah satu bagian tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai permukaan dan benda. Tanpa disadari, tangan juga kerap menyentuh mata, hidung, dan mulut yang dapat menjadi jalur masuk berbagai kuman.

Karena itu, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara menyeluruh merupakan kebiasaan penting untuk membantu mengurangi risiko penyebaran infeksi.

Healthline menyarankan mencuci tangan setelah menyentuh permukaan yang berpotensi terkontaminasi, setelah menggunakan toilet, sebelum makan, serta sebelum menyentuh wajah. Jika sabun dan air tidak tersedia, pembersih tangan berbasis alkohol dapat menjadi alternatif.

3. Hindari Sering Menyentuh Mata, Hidung, dan Mulut

Tangan yang belum bersih dapat membawa berbagai kuman dari benda atau permukaan yang disentuh sebelumnya. Kebiasaan menyentuh mata, hidung, atau mulut dapat meningkatkan peluang kuman masuk ke dalam tubuh.

Karena itu, selain rajin mencuci tangan, mengurangi kebiasaan menyentuh wajah juga dapat menjadi langkah pencegahan yang sederhana.

Kebiasaan menggigit kuku juga sebaiknya dihindari, terutama ketika sedang berada di tempat umum, karena kuku dan tangan dapat membawa kotoran maupun mikroorganisme.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Rumah Tetap Bersih, Sehat, dan Bebas dari Kuman

4. Kurangi Paparan di Tempat yang Terlalu Padat

Tempat ramai membuat seseorang lebih sering berada dalam jarak dekat dengan banyak orang. Kondisi tersebut dapat meningkatkan peluang terpapar virus pernapasan, terutama ketika berada di ruangan tertutup atau memiliki ventilasi yang kurang baik.

Jika sedang terjadi peningkatan kasus flu di suatu lingkungan, mengurangi aktivitas yang tidak perlu di tempat sangat padat dapat menjadi salah satu langkah pencegahan.

Jika harus berada di tempat ramai, tetap perhatikan kebersihan tangan dan hindari terlalu sering menyentuh wajah. Menjaga jarak dari orang yang sedang batuk atau bersin juga dapat membantu mengurangi paparan.

5. Bersihkan Permukaan yang Sering Disentuh

Virus dan kuman dapat berpindah melalui permukaan yang sering disentuh. Karena itu, kebersihan lingkungan rumah maupun tempat kerja tidak kalah penting.

Beberapa benda yang perlu mendapat perhatian antara lain gagang pintu, keran, meja, mainan anak, dan permukaan lain yang sering disentuh banyak orang.

Membersihkan permukaan secara rutin dapat membantu mengurangi kontaminasi. Perhatian lebih dapat diberikan pada area dapur dan kamar mandi yang juga sering digunakan serta disentuh.

Baca Juga: Tips Bersihkan Shower dengan Semprotan Buatan Sendiri, Mudah dan Praktis

Kenali Gejala Flu

Meski berbagai langkah pencegahan telah dilakukan, seseorang tetap dapat mengalami flu. Beberapa gejala yang umum antara lain batuk, bersin, sakit kepala, demam, menggigil, dan kelelahan. Gejala flu juga dapat menyerupai sejumlah penyakit pernapasan lainnya.

Jika mengalami gejala, sebaiknya batasi kontak dengan orang lain, terutama kelompok yang rentan, serta terapkan etika batuk dan bersin. Tutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, kemudian segera cuci tangan.

Istirahat yang cukup dan menjaga asupan cairan juga penting ketika tubuh sedang melawan infeksi.

Healthline menyebut sebagian besar kasus flu dapat membaik dalam satu hingga dua minggu. Namun, jika gejala berlangsung lebih lama, semakin berat, atau sempat membaik kemudian kembali memburuk, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Kelompok tertentu, seperti orang berusia 65 tahun ke atas, anak-anak di bawah 5 tahun, ibu hamil, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat flu sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih.

Pada akhirnya, pencegahan flu tidak hanya bergantung pada satu tindakan. Menggabungkan vaksinasi sesuai rekomendasi tenaga kesehatan dengan kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengurangi paparan saat berisiko dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan. (*)

Editor : Rafael B. Junior
cara mencegah flu vaksin flu tips kesehatan kesehatan flu