PONTIANAK POST - Rutinitas sebelum tidur tidak harus panjang dan rumit. Bahkan, kebiasaan sederhana selama sekitar lima menit bisa menjadi cara untuk membantu tubuh dan pikiran beralih dari aktivitas harian menuju waktu istirahat.
Dikutip dari Real Simple, salah satu rutinitas yang bisa dicoba terinspirasi dari layanan turndown service di hotel-hotel kelas atas. Layanan ini biasanya dilakukan menjelang malam dengan merapikan tempat tidur, menutup tirai, meredupkan pencahayaan, dan menciptakan suasana kamar yang lebih nyaman.
Konsep tersebut ternyata dapat diterapkan di rumah tanpa membutuhkan banyak waktu.
Baca Juga: 12 Kebiasaan Sederhana untuk Menjaga Gaya Hidup Sehat, Mulai dari Minum Air hingga Tidur
Apa Itu Turndown Service?
Turndown service merupakan layanan hotel yang biasanya dilakukan pada malam hari ketika tamu sedang makan malam atau beraktivitas di luar kamar.
Petugas hotel akan menutup tirai, menyalakan pencahayaan lembut, dan melipat bagian selimut agar tempat tidur siap digunakan. Dalam beberapa kasus, hotel juga memberikan sentuhan kecil seperti catatan atau cokelat.
Menurut pakar tidur Catherine Darley, MD, suasana dengan pencahayaan yang lebih redup dapat membantu mengikuti siklus cahaya alami yang telah memengaruhi manusia sepanjang sejarah.
Setelah matahari terbenam dan kondisi menjadi gelap, kadar melatonin alami tubuh mulai meningkat sehingga rasa kantuk lebih mudah muncul. Ritual sebelum tidur juga memberikan manfaat secara psikologis karena membantu seseorang meninggalkan berbagai tanggung jawab dan mulai memasuki waktu istirahat.
Baca Juga: Jangan Biarkan Lampu Menyala Saat Tidur, Ini Alasan Gelap Total Lebih Menyehatkan
Cara Membuat Turndown Service di Rumah
Tidak perlu memiliki kamar hotel untuk mencoba rutinitas ini. Real Simple menyarankan beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan hanya dalam waktu sekitar lima menit.
Pertama, matikan lampu utama dan nyalakan satu atau dua lampu kecil dengan pencahayaan lebih lembut.
Kemudian, tutup tirai atau kerai kamar. Setelah itu, turunkan bagian sudut selimut atau duvet agar tempat tidur terasa lebih siap digunakan.
Rutinitas tersebut dapat dilakukan ketika hari mulai gelap atau sekitar 30 menit sebelum waktu tidur. Tujuannya adalah menciptakan sinyal yang konsisten bahwa aktivitas hari itu mulai berakhir dan tubuh bersiap untuk beristirahat.
Baca Juga: Sering Susah Tidur? Ini Waktu Terbaik Berhenti Minum Kafein Menurut Ahli
Bisa Ditambah Musik hingga Menulis Jurnal
Rutinitas lima menit tersebut tidak harus sama untuk setiap orang. Beberapa kebiasaan tambahan dapat dimasukkan sesuai dengan hal yang membuat seseorang merasa lebih rileks.
Misalnya, memutar musik dengan volume rendah atau mendengarkan buku audio. Pilihan lainnya adalah menulis jurnal selama lima menit atau mengulang kalimat afirmasi tertentu.
Yang terpenting bukan seberapa banyak aktivitas yang dilakukan, melainkan menciptakan ritual yang konsisten sebelum tidur.
Membantu Mengurangi Kebiasaan Menunda Waktu Tidur
Rutinitas seperti ini juga dapat menjadi cara untuk menghindari kebiasaan menunda tidur.
Sebagian orang sengaja tetap terjaga hingga larut malam untuk menikmati waktu pribadi setelah seharian bekerja atau menjalankan berbagai kewajiban. Kebiasaan yang sering disebut revenge bedtime ini dapat membuat waktu tidur semakin mundur.
Sebaliknya, rutinitas yang dilakukan secara perlahan dan disengaja dapat membantu menciptakan transisi yang lebih jelas dari aktivitas menuju waktu istirahat.
Dengan hanya membutuhkan beberapa menit, konsep turndown service di rumah dapat menjadi ritual sederhana untuk membuat kamar terasa lebih nyaman sekaligus memberi tanda kepada tubuh bahwa waktunya beristirahat. (*)
Editor : Rafael B. Junior