Masjid Agung Al-Ikhlas Bersolek
MENJADI lokasi pembukaan dan penutupan serta perlombaan tilawah, Stadion Panglima Tentemak menjadi venue utama MTQ XXX Kalbar di Kabupaten Ketapang tahun 2022. Lokasi ini menjadi yang terluas karena panggung utama dibangun di dalam stadion. Ada dua panggung yang dibangun, yaitu panggung tilawah dan panggung VVIP.
Pembukaan akan berlangsung Sabtu (5/11) malam. Dijadwalkan, MTQ XXX Kalbar akan dibuka Gubernur Kalbar Sutarmidji. Sementara penutupan juga akan digelar di lokasi ini pada Jumat (11/11) malam.
Selain pentas dan panggung VVIP, di luar Stadion Tentemak juga dijadikan sebagai stan pameran. Di halaman stadion dibangun tenda-tenda khusus untuk pameran dari kontingen 14 kabupaten/kota, termasuk UMKM Ketapang.
Secara keseluruhan Stadion Tentemak yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan ini, telah mendekati akhir persiapan sebagai venue. Pada Selasa (1/11), stadion ini telah mendapat kunjungan masyarakat yang ingin melihat lokasi Utama MTQ XXX Kalbar.
Ikon Wisata Religi
Masjid Agung Al-Ikhlas yang menjadi ikon wisata religi bagi Kota Ketapang ikut ambil bagian dalam perhelatan MTQ XXX Kalbar di Ketapang. Masjid yang terletak di Jalan Agussalim tersebut akan menjadi tempat sejumlah perlombaan. Di antaranya perlombaan Qira'at Murattal Remaja, Murattal Dewasa, dan Mujawwad Dewasa.
Guna mempersiapkan sebagai salah satu venue MTQ, Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang berbenah. Dari kejauhan, masjid ini sudah berubah warna dari warna hijau menjadi warna putih dengan sekit les kuning. Selain itu, pembangunan pagar dan pemasangan paving blok juga semakin memperindah masjid ini.
Masjid Agung Al-Ikhlas juga memiliki tempat parkir yang luas, sehingga bisa menampung banyak kendaraan jemaah, bahkan bisa mencapai ratusan kendaraan. Masyarakat yang ingin melaksanakan salat sekaligus menyaksikan perlombaan di masjid ini diharapkan untuk memakai pakaian yang sopan.
Tak hanya bagi masyarakat Ketapang, Masjid Agung Al-Ikhlas menjadi salah satu lokasi berfoto bagi masyarakat dari luar Ketapang untuk mengabadikan momen bahwa mereka sudah menginjakkan kakinya di Ketapang. (afi) Editor : Misbahul Munir S