Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Disperpusip Pontianak Dorong Transformasi Perpustakaan Inklusif Lewat Inovasi dan Kolaborasi

Siti Sulbiyah • Jumat, 24 Oktober 2025 | 13:15 WIB
Pemerintah Kota Pontianak meraih Penghargaan Terbaik II Kluster Kota pada Wilayah I dalam Penyelenggaraan Kearsipan berdasarkan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024.
Pemerintah Kota Pontianak meraih Penghargaan Terbaik II Kluster Kota pada Wilayah I dalam Penyelenggaraan Kearsipan berdasarkan Hasil Pengawasan Kearsipan Tahun 2024.

PONTIANAK POST – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak terus mendorong transformasi perpustakaan menjadi ruang inklusif dan berdaya bagi seluruh lapisan masyarakat.

Upaya ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor dan berbagai inovasi layanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, termasuk kelompok disabilitas, pelajar, ASN, hingga komunitas literasi.

Kepala Disperpusip Kota Pontianak Rendrayani mengatakan, transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial membutuhkan usaha bersama berbagai pemangku kepentingan.

PHO Gedung Layanan Perpustakaan DAK Perpusnas 2025.
PHO Gedung Layanan Perpustakaan DAK Perpusnas 2025.

“Dengan pola sinergi dan kolaborasi yang efektif, kita dapat menciptakan perpustakaan yang tidak hanya menjadi pusat pengetahuan, tetapi juga pusat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Transformasi ini juga dijalankan melalui model kolaborasi Pentahelix, yang melibatkan lima unsur utama: pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, dan media. Sinergi tersebut menciptakan ekosistem inovatif untuk memperluas jangkauan literasi dan memaksimalkan dampak sosial.

Deretan inovasi unggulan terus diluncurkan Disperpusip Pontianak untuk mempermudah akses layanan, meningkatkan minat baca, serta menumbuhkan budaya literasi yang inklusif di berbagai kalangan.

Talkshow Lintas Generasi dalam Rangkaian Kegiatan Ponti Lite Fest 2025.
Talkshow Lintas Generasi dalam Rangkaian Kegiatan Ponti Lite Fest 2025.

Inovasi tersebut seperti Anakku Disapa, Pojok Braille, KOLAK (Kolaborasi Literasi Bersama Komunitas), hingga Perpus Goes to School. Ada juga Gass (Gerakan Literasi ASN), serta PerpuskitE (Perpustakaan Kota Pontianak Elektronik), BOBO+ (Booking Buku Online plus), GESIT (Gerakan literasi dan Inklusi masyarakat), dan masih banyak lagi.

GESIT sendiri menjadi salah satu program yang bertujuan mendorong budaya literasi dan meningkatkan minat baca masyarakat yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Buku Nasional pada tahun ini. Program ini menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya dalam mendorong budaya baca.

Melalui inovasi dan kolaborasi berkelanjutan, Disperpusip Kota Pontianak berupaya menghadirkan perpustakaan sebagai ruang hidup yang adaptif dan berdampak sosial.

Kegiatan “Ngagak Perpus” dalam rangka Bulan Gemar Membaca dihadiri Bunda PAUD Kota Pontianak.
Kegiatan “Ngagak Perpus” dalam rangka Bulan Gemar Membaca dihadiri Bunda PAUD Kota Pontianak.

“Perpustakaan bukan hanya tempat membaca buku, tapi tempat berbagi pengetahuan, mengasah keterampilan, dan menumbuhkan empati sosial,” katanya.

 BOBO+ Permudah Akses Warga

Perpustakaan Kota Pontianak memiliki suatu layanan pemakai yang unik, layanan ini awalnya disebut dengan Layanan BOBO (Booking Buku Online). Layanan ini adalah sebuah layanan berbasis website yang berfungsi untuk daftar anggota, mencari dan pesan buku.

Rendrayani  menceritakan, inovasi BOBO yang dimulai sejak 2017 awalnya dipicu oleh buku yang dibutuhkan oleh Pemustaka seringkali habis dipinjam atau belum tersedia. Untuk mengatasinya, dibuatlah inovasi pemesanan buku online yang bisa dilakukan dari mana saja.

Verifikasi Lapangan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Wilayah III Tingkat Nasional di Perpustakaan Fitrah Berkah Insani Kelurahan Sungai Jawi Dalam.
Verifikasi Lapangan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Wilayah III Tingkat Nasional di Perpustakaan Fitrah Berkah Insani Kelurahan Sungai Jawi Dalam.

“Buku yang dipesan oleh Pemustaka akan diproses oleh Pengelola Perpustakaan/Pustakawan dan disimpan sampai Pemustaka yang memesan datang langsung ke Perpustakaan Umum atau Rumah Baca untuk mengambil buku,” jelasnya.

Sejak Agustus 2022 fitur layanan BOBO di-upgrade menjadi BOBO+ (Booking Buku Online plus), penambahan plus ini adalah plus fitur antar pesanan ke rumah untuk penyandang disabilitas dan fitur notifikasi status/ tracking pesanan buku, jadi pemustaka dapat mengetahui status pesanan buku pada member area berupa notifikasi buku sedang dicari, buku siap diambil, buku telah diambil, buku sedang diantar, buku telah diantar dan pesanan selesai.

“BOBO+ mendapatkan juara 3 lomba inovasi layanan publik antar OPD se-Kota Pontianak Tahun 2023,” katanya. (sti/r)

Photo
Photo

Editor : Hanif
#Disperpusip #inovatif #pontianak #layanan inklusif #Pojok Braille #Gesit