Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Seorang Staf di Puskesmas Kabupaten Melawi Bunuh Diri Karena Tekanan Kasus Korupsi

A'an • Jumat, 16 Agustus 2024 | 12:36 WIB
Gunadi Linoh
Gunadi Linoh

MELAWI - Anastasia, seorang staf sekaligus mantan bendahara di Puskesmas Ella hilir, Kabupaten Melawi diduga mengakhiri hidupnya dengan meminum zat beracun. Tragedi tragis ini mengakibatkan nyawa korban tidak dapat tertolong lagi.

Terkait peristiws kematian Anastasia ini, Direktur rumah sakit umum daerah kabupaten melawi, Gunadi Linoh, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.

“Di RSUD Kabupaten Melawi, jadi memang ada satu pasien yang masuk. Sore menjelang malamlah. Pasien dengan diduga ada zat korosif di dalam pencernaannya. Pasien tersebut sempat dirawat, di ruang perawatan penyakit dalam,” kata Gunadi.

Sayangnya, upaya penyelamatan tidak berhasil dan nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit telah memberikan perawatan sesuai standar operasional prosedur namun kondisi korban tidak memungkinkan untuk diselamatkan.

Fransiska, teman dekat Anastasia menyampaikan bahwa korban sebagai sosok ramah dan aktif dalam pelayanan gereja, terutama dalam kepengurusan wanita Katolik Paroki Santo Petrus, Ella.

“Dia orangnya cekatan, luar biasa. Kami juga termasuk anggota KKI aktif. Orangnya tidak pernah aneh – aneh dan tidak pernah usil dengan orang lain, tidak pernah resek dengan orang lain, tidak pernah membicarakan orang lain. Kalapun ada orang yang membicarakan dia, dia tetap diam,” ungkap Fransiska.

Fransiska mengungkapkan bahwa beberapa minggu terakhir, Anastasia terlihat berbeda, sering berdiam diri dan tidak banyak berbicara.

“Biasanyakan ceria, biasanya dia gurau. Ini ndak ada,” kenang Fransiska saat menceritakan terahir bertemu dengan korban, sekitar satu bulan yang lalu.

Peristiwa ini diduga terkait dengan kasus dugaan korupsi dana bantuan operasional kesehatan UPTD Puskesmas di Kabupaten Melawi tahun 2023 yang saat ini sedang dalam tahap penyidikan oleh Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

Isu yang beredar menyebutkan bahwa korban mungkin menghadapi tekanan berat dari atasan terkait kasus tersebut, namun informasi ini belum dikonfirmasi secara rinci.

Saat dikonfirmasi mengenai persoalan tersebut, pihak kepolisian Resor Melawi melalui Kapolres belum memberikan respons terkait peristiwa ini. Polsek Ella juga menyatakan bahwa belum ada laporan resmi yang masuk ke mereka. (Hen)

Editor : A'an
#melawi #Korupsi #bunuh diri #tertekan #kasus