Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Perayaan Cap Go Meh Jadi Simbol Persatuan Masyarakat di Kabupaten Melawi

A'an • Jumat, 14 Februari 2025 | 11:22 WIB

 

 

Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa ( tengah ) bersama dengan panitia Cap Go Meh dan masyarakat Melawi dalam perayaan Cap Go Meh di halaman Gedung MABT, Rabu ( 12/2) malam.
Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa ( tengah ) bersama dengan panitia Cap Go Meh dan masyarakat Melawi dalam perayaan Cap Go Meh di halaman Gedung MABT, Rabu ( 12/2) malam.

PONTIANAK POST - Pergelaran penutupan malam puncak Cap Go Meh dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2025 yang digelar di halaman Gedung MABT Kabupaten Melawi berjalan meriah.

Acara ditutup dengan berbagai pertunjukan menarik, seperti atraksi barongsai, pertunjukan naga, mendatangkan artis Yen Yen Zhang, serta beberapa perayaan lain yang memanjakan mata para pengunjung.

Setidaknya ribuan masyarakat dari berbagai etnis dan agama turut hadir dalam perayaan ini.

Mewakili Ketua Panitia perayaan Cap Go Meh Asiak mengatakan bahwa perayaan Cap Go Meh merupakan salah satu bentuk keterbukaan dan sikap persatuan bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Melawi.

“Perayaan Cap Go Meh merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mendukung perkembangan masyarakat.  Selain  dapat menghibur masyarakat, Saya berharap perayaan ini bisa menjadi salah satu langkah untuk mempersatukan masyarakat Melawi ,” ujar Asiak selaku sesepuh tokoh Tionghoa, Rabu (12/2) malam.

Sementara itu, Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival ini. Ia mengungkapkan bahwa banyak masyarakat yang merasa terhibur dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan dan dilaksanakan dengan sukses di tahun-tahun mendatang,” katanya.

Dadi menambahkan perayaan Cap Go Meh merupakan sebuah tradisi yang kaya makna dan simbol persatuan. Untuk itu ia berharap Cap Go Meh bukan sekedar perayaan tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi,  memperkuat toleransi dan menjunjung tinggi nilai - nilai budaya.

"Semoga dengan perayaan Cap Go Meh malam ini selalu diiringi dengan kedamaian,  kebahagian, dan kesejahteraan untuk saudara-saudara yang merayakan dan juga kita semua, " ungkap Dadi

Dadi mengatakan perayaan Cap Go Meh dan pawai lampion adalah salah satu contoh nyata bagaimana perbedaan budaya dapat dirayakan dengan penuh suka cita dan harmoni

"Saya berharap perayaan Cap Go Meh dapat terus membara dalam kehidupan kita sehari-hari, mari kita jadikan perbedaan sebagai rahmat bukan sebagai penghalang, " pungkasnya. (Wan)

Editor : A'an
#melawi #cap go meh