PONTIANAK POST - Setelah penantian panjang, akhirnya Masjid Agung Kota Juang yang berlokasi di pusat Kota Nanga Pinoh, Melawi, kini sudah bisa digunakan untuk beribadah dan kegiatan lainnya.
Meskipun belum rampung sepenuhnya, masjid kebanggaan masyarakat Melawi ini sudah bisa dimanfaatkan untuk beribadah dan aktifitas sosial keagamaan lainnya, untuk masyarakat umum.
Jumat pagi (28/2), adalah hari pertama masjid Agung Kota Juang digunakan kegiatan tabligh akbar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H.
Tampak ribuan jamaah dari berbagai wilayah menghadiri tabligh akbar yang menghadirkan ulama kondang Kalimantan Barat yaitu Habib Thoha Bin Husein Al-Jufri, Pimpinan Majelis Asy Syarobut Thohur Kubu Raya.
Usai tabligh akbar yang dilaksanakan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Melawi bekerjasama dengan organisasi kemasyarakatan Islam ini, masjid kebanggaan masyarakat Melawi ini juga akan dilanjutkan dengan salat Jumat perdana.
Rangkaian kegiatan ibadah tersebut, menandakan bahwa pembangunan Masjid Agung yang didanai Pemerintah Daerah Melawi itu sudah bisa digunakan oleh masyarakat umum, khususnya umat Islam.
Ketua DMI Melawi H Sukiman, menyatakan tabligh akbar yang digelar Jumat lalu bukan peresmian masjid, melainkan hanya untuk menandakan awal penggunaan masjid. “Peresmian baru akan digelar setelah pembangunan tuntas 100 persen,” kata Sukiman di sela tabligh akbar.
Ia menambahkan, Masjid Agung berkapasitas 2.000 jamaah ini juga sudah bisa digunakan selama Ramadan 1446 H, seperti salat tarawih. Sukiman pun mempersilakan masyarakat yang ingin menunaikan salat lima waktu, salat tarawih, dan kegiatan ibadah lainnya di masjid tersebut.
“Mari kita makmurkan masjid, karena masjid ini adalah masjid milik bersama masyarakat Melawi,” pungkasnya. (wan)
Editor : A'an