PONTIANAK POST - Momentum bulan Suci Ramadan 1446 H/2025 M menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang takjil berupa kuliner maupun es buah segar yang mana omset penjualan naik hingga mencapai 50 persen dari hari-hari biasanya.
Bulan ramadan memberi banyak keberkahan, termasuk yang dirasakan oleh Jhoni pedagang es buah segar di Jalan Juang Nanga Pinoh. Pada ramadan kali ini Jhoni menambah tempat baru dagangannya dengan jualan es buah segar di sekitar area bundaran Tugu Juang Nanga Pinoh.
Upayanya pun berbuah manis, dia berhasil mendapatkan penghasilan hingga Rp 600.000 perhari dari jualan es buah segar seharga Rp10.000 per porsi
"Bisa Rp 600.000 lebih , sehari dari es buah kalau habis semua. Biasanya habis 60 sampai 75 bungkus per hari. Alhamdulillah, variasi jualan saya membuahkan hasil. Tergantung keadaan cuaca, " kata Jhoni, Senin (10/3).
Tidak sekadar menjual es buah biasa, Jhoni menyajikan es buah dengan berbagai pilihan buah segar yang dipotong rapi dan ditata dalam cup. Buah-buahan seperti semangka, melon, apel, agar - agar dan anggur dipilih dengan cermat untuk memastikan kesegarannya. Es buah ini juga dilengkapi dengan sirup manis dan susu kental manis, menambah cita rasa yang segar dan lezat.
"Bahannya diambil dari buah-buahan terbaik di pasar. Setelah buah-buahan tersebut dipotong lalu disiapkan dalam wadah khusus. Setiap cup diisi dengan porsi buah yang seimbang, sehingga setiap pembeli dapat menikmati kesegaran dari setiap jenis buah, " timpalnya.
Pria asal Kabupaten Sambas ini telah berjualan es buah segar sejak 2008. Ia menceritakan awal mula menjadi pedagang es keliling. Dengan bermodalkan gerobak Jhoni berkeliling jualan es buah di area pasar Nanga Pinoh, maupun perumahan.
Perjalanan sebagai pedagang es buah keliling tidaklah mudah bagi Jhoni. Ia seringkali harus berhadapan dengan cuaca yang tidak menentu, teriknya matahari, dan terkadang sepi. Namun, Jhoni tidak pernah menyerah. Ia percaya bahwa setiap rintangan adalah peluang untuk tumbuh dan belajar.
"Sebelumnya saya pernah bekerja di perusahaan swasta, setelah resign, akhirnya saya mencoba kerja sebagai pedagang es buah keliling dan alhamdulillah beberapa tahun terakhir ini, sudah ada tempat dan tidak berjualan es keliling lagi, " tutupnya. (Wan)
Editor : A'an