PONTIANAK POST - H Nuryanto resmi terpilih sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Melawi untuk masa khidmat tahun 2025 - 2030. Pemilihan ini merupakan hasil musyawarah Daerah ( Musda ) IV oleh tim 11 yang digelar di kompleks Graha Sukiman Center, Kamis (11/4).
Dalam musyawarah tersebut, Nuryanto bersaing dengan H Subakir sebagai dua kandidat calon ketua. Namun, melalui kesepakatan bersama dalam forum musyawarah, tim 11 akhirnya menetapkan Nuryanto sebagai Ketua MUI Kabupaten Melawi.
Tim 11 ini sendiri diketuai oleh H Sukiman, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI. Anggotanya terdiri dari perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam (ormas), pengurus inti MUI Kabupaten, perwakilan MUI Kecamatan, serta BKMT.
Menurut Sukiman, dua calon musyawarah merupakan kader Nahdlatul Ulama (NU), sementara dari pihak Muhammadiyah tidak mengajukan calon dalam proses pemilihan kali ini.
Dengan terpilihnya Nuryanto, diharapkan kepemimpinan MUI Kabupaten Melawi ke depan dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan peran ulama dalam membimbing umat di wilayah tersebut.
Sukiman menyampaikan kedua calon merupakan kader NU, sedangkan dari Muhammadiyah tidak mengajukan calon. Jadi siapapun yang terpilih mereka merupakan orang hebat yang diharapkan bisa memberikan pencerahan kepada umat.
“Dari hasil musyawarah tim 11 kami sepakat yang dipilih adalah Nuryanto, karena memang saat ini Subakir masih menjabat sebagai kepala Kemenag. Ke depan masih ada kesempatan,” katanya.
Sementara itu Ketua MUI terpilih Kabupaten Melawi Nuryanto mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Menurutnya ini merupakan langkah awal mengemban tugas baru demi persatuan umat.
Ia berharap semua pihak dapat bekerjasama untuk kemajuan umat khusunya di Kabupaten Melawi " Alhamdulillah proses pemilihan berjalan lancar, suasananya pun aman, tenang, sejuk, dan tertib. Apalagi masih suasana lebaran jadi lebih kekeluargaan, " ujarnya.
Pria yang juga Ketua Himpunan Bina Muallaf Kabupaten Melawi ini menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Ketua MUI Melawi dengan sebaik-baiknya. Ia mengaku ingin berkhidmat kepada umat meskipun dengan ilmu yang terbatas.
Ia juga menyoroti pentingnya peran MUI dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk kemajuan Kabupaten Melawi. Selain itu, ia juga berkomitmen untuk terus membangun sinergisitas antara MUI dengan berbagai organisasi Islam, seperti NU, Muhammadiyah, dan ormas Islam lainnya serta menjalin hubungan yang lebih erat dengan pemerintah daerah demi kemajuan umat beragama di wilayah itu. (wan)
Editor : Hanif