Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Melawi Klarifikasi Isu Kekurangan Guru, Soroti Distribusi yang Belum Merata

Wandi PP • Selasa, 27 Mei 2025 | 11:17 WIB
Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa saat memberikan sambutan dalam kegiatan peresmian Gedung Graha PGRI, Kamis (22/5) lalu.
Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa saat memberikan sambutan dalam kegiatan peresmian Gedung Graha PGRI, Kamis (22/5) lalu.

PONTIANAK POST - Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, memberikan penjelasan terbuka menanggapi pernyataan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Melawi yang sebelumnya menyebutkan bahwa daerah tersebut mengalami kekurangan tenaga pendidik.

Klarifikasi ini disampaikan langsung oleh Bupati dalam pidatonya di hadapan ribuan guru saat acara Peresmian Graha PGRI Melawi di Nanga Pinoh, pada Kamis, 22 Mei.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dadi menegaskan bahwa secara kuantitas, jumlah guru di Kabupaten Melawi sebenarnya telah mencukupi. Namun, ia mengakui masih terdapat ketimpangan dalam penyebaran guru, terutama karena banyak guru yang terkonsentrasi di Kecamatan Nanga Pinoh sebagai pusat kabupaten.

“Saya ingin meluruskan pernyataan yang disampaikan oleh Pak Kadis Pendidikan sebelumnya. Sebenarnya, jumlah guru di Melawi cukup. Hanya saja, distribusinya belum merata dan cenderung terpusat di Nanga Pinoh,” ujar Bupati Dadi dalam sambutannya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas ucapan Kepala Disdikbud yang sebelumnya, dalam forum yang sama, menyebut masih adanya kekurangan guru di Melawi—pernyataan yang sempat menjadi perhatian peserta, terutama para guru dari berbagai kecamatan.

Lebih lanjut, Bupati Dadi mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang menyiapkan strategi untuk pemerataan penempatan guru di seluruh wilayah kabupaten, terutama di daerah yang memang masih kekurangan tenaga pendidik. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menjamin pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Melawi.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh ribuan guru dari seluruh kecamatan di Kabupaten Melawi, serta para pejabat pemerintah, tokoh pendidikan, dan pengurus organisasi profesi guru.(Wan)

Editor : Hanif
#pendidik #Bupati Melawi #melawi #Dadi Sunarya #Disdikbud #tenaga pendidik #kekurangan tenaga