PONTIANAK POST – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Bhayangkara, Polres Melawi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Melawi menggelar kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah di RSUD Melawi, Rabu (18/6). Kegiatan kemanusiaan ini diikuti oleh puluhan personel Polri, perwakilan dinas terkait, serta masyarakat umum yang secara sukarela mendonorkan darahnya.
Donor darah ini bertujuan mendukung ketersediaan stok darah di wilayah Melawi, khususnya bagi RSUD Melawi dan rumah sakit lainnya. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Pelaksanaan kegiatan didukung penuh oleh tim medis dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polres Melawi, tenaga kesehatan RSUD Melawi, serta relawan PMI Melawi. Panitia menargetkan dapat mengumpulkan puluhan kantong darah untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.
Kasat Reskrim AKP Ambril dan Kabag Ops Polres Melawi AKP I Nengah Muliawan hadir langsung memantau jalannya kegiatan. AKP I Nengah Muliawan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para personel Polri dan masyarakat dalam kegiatan ini. “Donor darah adalah wujud kontribusi nyata Polri bagi masyarakat, mencerminkan semangat Bhayangkara dalam melayani dan mengayomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-79 Bhayangkara dengan tema Aksi Bersama Polri dan PMI Peduli Sesama. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda rutin, tak hanya pada peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga di berbagai momentum sosial lainnya. “Kegiatan seperti ini sangat penting, bukan hanya dari sisi kemanusiaan, tapi juga memperkuat solidaritas sosial di lingkungan kepolisian dan masyarakat,” tambahnya.
Ketua PMI Kabupaten Melawi, Raisyah Sarbina Dadi, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor yang telah berpartisipasi. “Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ini bukan sekadar kegiatan sosial atau seremonial, tapi tindakan nyata menyelamatkan hidup sesama. Alhamdulillah, hari ini kami berhasil mengumpulkan 40 kantong darah,” ucap Raisyah.
Menurutnya, kegiatan donor darah seharusnya bukan hanya menjadi agenda insidental, tetapi juga bagian dari gaya hidup masyarakat yang peduli dan tanggap terhadap kebutuhan sesama. “Mari kita terus menumbuhkan semangat solidaritas melalui aksi nyata seperti donor darah ini,” katanya.
Kegiatan ini disambut positif oleh peserta. Selain bermanfaat bagi kesehatan, donor darah juga menjadi momen kebersamaan yang bermakna. Sahbirin, salah satu pendonor, menyatakan harapannya agar kegiatan sosial semacam ini terus dilaksanakan secara rutin. “Saya sering mendengar banyak pasien rumah sakit kesulitan mendapatkan donor darah. Kegiatan ini sangat bermanfaat. Donor darah juga menyehatkan bagi tubuh kita,” ujarnya. (wan)
Editor : Hanif