PONTIANAK POST – Polres Melawi menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di halaman Kantor Bupati Melawi, Selasa (1/7). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Polsek jajaran, serta sejumlah instansi terkait. Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi momen refleksi terhadap pengabdian Polri dalam melayani dan melindungi masyarakat. “Sepanjang tahun ini, Polda Kalbar dan Polres Melawi hadir sebagai penjaga keamanan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan berbagai upaya yang telah dilakukan, mulai dari menjaga stabilitas kamtibmas, membangun kolaborasi lintas sektor untuk mencegah konflik sosial, memperkuat ketahanan pangan, mendorong transformasi pelayanan berbasis digital, hingga pemberantasan kejahatan transnasional di wilayah perbatasan. “Semua itu bukan sekadar deretan capaian institusional, melainkan wujud nyata semangat kami untuk hadir, mendengar, dan menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.
Sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, Polres Melawi juga menggelar syukuran bersama anak-anak penyandang disabilitas di Panti Asuhan Yayasan Bhakti Luhur. Dalam kegiatan tersebut, Polres memberikan bantuan simbolis, memotong tumpeng, dan mengadakan doa bersama. “Momentum HUT Bhayangkara ini kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan dan menyampaikan bahwa Polri senantiasa hadir untuk semua lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang,” tutur AKBP Harris.
Pimpinan Yayasan Bhakti Luhur, Suster Mawarni Agustina Tumanggor Alma, mengapresiasi kepedulian Polres Melawi terhadap anak-anak yang mereka bina. “Kami berterima kasih kepada Polres Melawi yang telah hadir dan terus mengayomi, termasuk anak-anak kami di sini. Semoga Polri semakin jaya, profesional, dan selalu dicintai rakyat,” ungkapnya.
Suster Mawarni juga menjelaskan bahwa yayasan tersebut telah berdiri selama 35 tahun. Awalnya menampung anak-anak penderita TBC, kini yayasan berfokus pada pembinaan anak-anak penyandang disabilitas, termasuk autisme. Saat ini, panti asuhan membina 56 anak, didampingi empat suster dan delapan pembina.
Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa, turut memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Melawi atas inisiatif yang menyentuh kalangan difabel. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian terus terjalin demi menciptakan keamanan dan kesejahteraan di Melawi. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan penyerahan bantuan kepada pihak yayasan. (wan)
Editor : Hanif