Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Grebeg Suro Melawi 2025 Berlangsung Meriah, Warga Berebut Berkah Tumpeng

Wandi PP • Senin, 21 Juli 2025 | 13:29 WIB
GREBEG SURO: Antusiasme warga saat berebut naik ke atas gunungan sayur saat Grebeg Suro di Kabupaten Melawi untuk mendapatkan bagian tumpeng yang diyakini membawa keberkahan.
GREBEG SURO: Antusiasme warga saat berebut naik ke atas gunungan sayur saat Grebeg Suro di Kabupaten Melawi untuk mendapatkan bagian tumpeng yang diyakini membawa keberkahan.

PONTIANAK POST – Tradisi tahunan Grebeg Suro 2025 di Kabupaten Melawi berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Melawi, Sabtu (19/7).

Kegiatan Grebeg Suro diawali dengan kirab karnaval gunungan tumpeng yang berkeliling Kota Nanga Pinoh dan diikuti oleh ratusan peserta. Gunungan yang diarak terdiri atas aneka hasil panen warga, seperti bayam, wortel, kacang panjang, tomat, hingga buah-buahan, yang disusun menyerupai bentuk tumpeng raksasa.

Meski panitia telah mengimbau warga agar tertib, kerumunan massa tetap sulit dikendalikan. Saking antusiasnya, sejumlah warga bahkan nekat naik ke atas gunungan sayuran untuk merebut bagian dari tumpeng yang diyakini membawa berkah.

“Saya tadi terpaksa ikut berebut karena khawatir tidak kebagian. Tapi alhamdulillah, saya dapat beberapa sayuran dan buah. Nanti dimasak di rumah buat keluarga,” ujar Santi, salah satu warga yang ikut dalam kerumunan.

Ketua Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB) Kabupaten Melawi, Teguh Hadi Santoso, menjelaskan bahwa kirab tumpeng digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen warga. Selain itu, perayaan ini juga merupakan harapan agar Allah SWT senantiasa memberikan keselamatan dan keberkahan rezeki.

Tradisi Grebeg Suro di Kabupaten Melawi sudah menjadi agenda tahunan sejak 2015 dan selalu menyedot perhatian warga, bahkan dari luar daerah. Selain sebagai bentuk syukur, kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat silaturahmi antarwarga.

“Kegiatan Grebeg Suro merupakan ritual tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Muharam,” ujarnya.

Tahun ini, Grebeg Suro mengusung tema: “Guyub Rukun Agawe Santoso Gayuh Kawilujengan Nguri-uri Kebudayaan”, yang bermakna hidup rukun memperkuat paguyuban serta terus melestarikan budaya Jawa.

Selain untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1447 H, kegiatan ini juga bertujuan melestarikan budaya dan adat istiadat Jawa. Teguh berharap tradisi Grebeg Suro terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

"Di mana pun budaya Jawa berada, harus kita junjung dan lestarikan. Jangan sampai kita meninggalkan akar budaya bangsa, terutama di kalangan masyarakat Jawa,” tegasnya.

Acara Grebeg Suro tahun ini juga dimeriahkan dengan kirab budaya oleh para pelaku seni dan anggota PJKB Melawi, serta pagelaran seni dan budaya Jawa di halaman Disdukcapil. Pagelaran menampilkan beragam pertunjukan seperti tarian, penyanyi cilik Jawa, pencak silat, hingga makan bersama nasi tumpeng. (wan)

Editor : Hanif
#tumpeng #disdukcapil #melawi #Grebeg Suro 2025 #Warga Antusias #berkah #Meriah