Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Musim Kemarau Ganggu Distribusi Air Bersih Perumdam Tirta Melawi

Wandi PP • Rabu, 30 Juli 2025 | 12:08 WIB
SUNGAI KERING: Memasuki musim kemarau Sungai Melawi tampak kering, yang berdampak pada krisis air bersih di Kabupaten Melawi.
SUNGAI KERING: Memasuki musim kemarau Sungai Melawi tampak kering, yang berdampak pada krisis air bersih di Kabupaten Melawi.

PONTIANAK POST– Warga Melawi mulai merasakan dampak musim kemarau. Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Melawi mengumumkan bahwa distribusi air bersih mengalami gangguan intermiten, yaitu aliran air yang tidak stabil dan kerap terputus di sejumlah wilayah layanan.

Direktur Perumdam Tirta Melawi, Bambang Setiawan, menjelaskan bahwa gangguan ini disebabkan oleh terbatasnya pasokan air baku serta meningkatnya konsumsi air masyarakat selama musim kering. “Kami informasikan bahwa selama musim kemarau, distribusi air bersih mengalami gangguan akibat pasokan air baku terbatas dan konsumsi yang tinggi,” ujar Bambang dalam keterangan resmi, Senin (28/7).

Salah satu keluhan pelanggan adalah air keruh yang mengalir dari keran saat aliran kembali menyala. Bambang menjelaskan fenomena ini terjadi akibat endapan dalam pipa yang ikut terbawa saat tekanan air kembali meningkat setelah sempat mati. “Ini adalah hal umum dalam sistem jaringan pipa. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan memohon maaf atas gangguan ini,” imbuhnya.

Untuk meminimalkan dampak, Perumdam telah menurunkan tim teknis guna melakukan pemantauan dan pembersihan pipa secara bertahap di seluruh jaringan distribusi. Selain itu, pihaknya mengimbau pelanggan agar menampung air saat tersedia dan menggunakannya secara bijak, terutama di tengah kemarau panjang yang masih berlanjut. “Kami berterima kasih atas pengertian masyarakat. Tim kami terus bekerja maksimal agar pelayanan air bersih tetap berjalan sebaik mungkin,” tutup Bambang. (wan)

 

Editor : Hanif
#Perumdam #kekeringan #melawi #krisis air #Kemarau #Sungai kering