PONTIANAK POST- Ketua DPRD Kabupaten Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, menutup rangkaian acara Pekan Gawai Dayak (PGD) XVII yang digelar di Stadion Raden Temenggung Setia Pahlawan Nanga Pinoh, Sabtu malam (2/8).
Dalam sambutannya, Hendegi mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan masyarakat Dayak yang telah turut menyukseskan pelaksanaan PGD tahun ini. “Pekan Gawai Dayak bukan hanya pesta budaya, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat jati diri masyarakat adat, menjaga keharmonisan di Kabupaten Melawi,” ujar Hendegi di hadapan ribuan pengunjung yang memadati arena utama PGD.
Ia menegaskan pentingnya melestarikan budaya dan adat istiadat leluhur agar tidak tergerus oleh modernisasi. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Dayak sebagai identitas dan warisan luhur yang tak ternilai,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hendegi juga menutup setengah dari kekurang anggaran panitia pelaksana. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk gotong royong dalam mensukseskan acara tersebut. “Saya tutup setengahnya dari kekurangan anggaran panitia, kita sama-sama bergandengan tangan untuk mensukseskan acara ini,” tuturnya.
Ketua panitia Pekan Gawai Dayak Muhammad Yamin, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan PGD XVII di Melawi.
Menurutnya, kegiatan ini tidak bakalan sukses tanpa dukungan dari masyarakat dan semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan dari awal sampai akhir acara.
"Alhamdulillah sejak dimulainya PGD hingga acara penutupan berlangsung tidak ditemukan hal-hal yang mengganggu ketertiban atau tidak ada kegaduhan, semua pengunjung menunjukan apresiasi dengan baik," ungkapnya.
Hal serupa disampaikan, Ketua DAD Melawi, Kluisen, mengapresiasi atas suksesnya pagelaran PGD. “Kegiatan ini terlaksana dengan sukses, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan dan pihak-pihak lainnya yang berkontribusi,” ujar Kluisen.
Pada kesempatan itu, Kluisen juga berharap, pelaksanaan PGD XVIII 2026 mendatang bisa dilaksanakan di Rumah Adat Dayak yang terletak di Komplek Kantor Bupati Melawi.
“Mari tetap kita jaga kekompakan di daerah, saling menghargai sesama walaupun kita berbeda suku, golongan maupun agama. Saya mengapresiasi kepada masyarakat Melawi selama PGD berlangsung berjalan dengan tertib, aman, dan damai,” ujar mantan Wakil Bupati Melawi itu. (wan)
Editor : Hanif