Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mohamad Rif'at: Sang Perintis STKIP Entikong, Wisuda Ketujuh Jadi Bukti Perjuangan Pendidikan di Perbatasan

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 2 Desember 2025 | 12:07 WIB
Perintis STKIP Melawi PSDKU Perbatasan Entikong Mohamad Rif
Perintis STKIP Melawi PSDKU Perbatasan Entikong Mohamad Rif

PONTIANAK POST - Pelaksanaan Wisuda ke-7 STKIP Melawi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Perbatasan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (27/11), menjadi penanda penting kemajuan pendidikan tinggi di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Di balik hadir dan berkembangnya perguruan tinggi tersebut, terdapat peran sentral Mohamad Rif'at yang disebut sebagai tokoh perintis sekaligus pejuang kehadiran akses pendidikan tinggi di Entikong.

Keberadaan PSDKU di kawasan strategis perbatasan bukanlah proses instan. Sejak awal, Mohamad Rif'at melihat bahwa Entikong tidak cukup hanya berfungsi sebagai gerbang internasional, tetapi juga harus menjadi pintu peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Karena itu, ia mendorong pembukaan PSDKU sebagai bentuk hadirnya negara melalui akses pendidikan tinggi bagi masyarakat lokal.

Perjuangan tersebut ditempuh melalui proses panjang, mulai advokasi kelembagaan, penyusunan kelayakan akademik, hingga komunikasi intens dengan pemangku kepentingan daerah maupun nasional. Tantangan infrastruktur, dan birokrasi tidak menyurutkan upayanya. Dengan keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan perubahan, Mohamad Rif'at terus membangun dukungan hingga kampus PSDKU perbatasan ini akhirnya terwujud.

Setelah bertahun-tahun berdiri, PSDKU Perbatasan Entikong kini menunjukkan kontribusinya. Wisuda ke-7 menjadi bukti nyata dari perjuangan yang pernah dirintis Mohamad Rif'at. Para lulusan yang diwisuda merupakan generasi yang lahir dari komitmen untuk memastikan anak-anak perbatasan mendapatkan kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan tinggi.

Momentum wisuda tersebut tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga menegaskan keberhasilan visi yang diperjuangkan Mohamad Rif'at. Namanya kini dikenang sebagai tokoh perintis pendidikan tinggi di Entikong, dengan semangat pengabdian yang terus menginspirasi upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan. (bar)

Editor : Miftahul Khair
#pendidikan #melawi #entikong #STKIP #perbatasan #PSDKU