PONTIANAK POST – Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Melawi, Bambang Setiawan, melakukan kegiatan instalasi pengangkatan tube settler pada Kamis, (15/1), di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Lay, Kabupaten Melawi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kualitas air bersih yang diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat.
Tube settler merupakan salah satu komponen penting dalam sistem pengolahan air, yang berfungsi untuk mengendapkan sedimen atau partikel lumpur dari air baku yang dikelola. Air baku tersebut berasal dari Sungai Pinoh yang menjadi sumber utama pengolahan air IPA Tanjung Lay. Dalam kegiatan ini, tube settler diangkat untuk dilakukan pembersihan sekaligus perbaikan pondasi guna menjaga mutu air olahan Perumda Tirta Melawi.
Bambang Setiawan menjelaskan bahwa selama ini pihaknya menerima banyak keluhan dari pelanggan terkait kondisi air yang mengalami kekeruhan. Setelah dilakukan pengecekan teknis, diketahui bahwa salah satu penyebab utama adalah kondisi pondasi tube settler yang terbuat dari besi dan telah mengalami keroposan akibat usia pemakaian yang mencapai kurang lebih 11 tahun.
“Pondasi tube settler sudah cukup lama digunakan sehingga mengalami keropos. Kondisi ini mempengaruhi proses pengendapan sedimen dan berdampak pada kualitas air yang diproduksi. Oleh karena itu, perawatan dan perbaikan harus segera dilakukan,” ujar Bambang Setiawan.
Ia menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen Perumda Tirta Melawi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Melawi. Perbaikan pondasi settler tersebut dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni mulai tanggal 15 hingga 19 Januari 2026.
Selama proses perbaikan pondasi settler di IPA berkapasitas 40 liter per detik (40 L/det) Tanjung Lay, Bambang memastikan bahwa pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan terjadinya penurunan debit air pada waktu tertentu.
“Apabila selama pelaksanaan perbaikan terjadi penurunan debit air, maka akan diberlakukan penjadwalan aliran air secara sementara. Hal ini dilakukan untuk menjaga pemerataan distribusi air ke seluruh pelanggan,” jelasnya.
Bambang Setiawan juga mengimbau kepada seluruh pelanggan Perumda Tirta Melawi agar dapat menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi selama masa perbaikan berlangsung. Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut demi perbaikan layanan jangka panjang.
“Perbaikan ini semata-mata untuk menjaga kualitas air bersih yang diterima masyarakat. Kami mohon pengertian dan dukungan dari seluruh pelanggan,” pungkasnya.
Dengan dilaksanakannya perbaikan dan pembersihan tube settler ini, Perumda Tirta Melawi berharap kualitas air olahan akan kembali optimal dan keluhan pelanggan terkait kekeruhan air dapat diminimalisir ke depannya. (Wan)
Editor : Hanif