PONTIANAK POST — Gempa bumi dengan magnitudo 5,3 mengguncang wilayah timur laut Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, pada Jumat (13/3) dini hari sekitar pukul 03.04 WIB. Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 80 kilometer di timur laut Melawi.
BMKG mencatat gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 5,3 dengan kedalaman 10 kilometer. Secara geografis, lokasi gempa berada pada koordinat 0,01 Lintang Selatan dan 111,90 Bujur Timur.
Getaran gempa dilaporkan sempat dirasakan oleh sebagian warga di wilayah Kabupaten Melawi. Namun hingga saat ini, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Melawi, Rahmat Mauludin, mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 03.04 WIB saat sebagian besar masyarakat masih beristirahat.
Baca Juga: Gempa M5,0 Guncang Kayan Hilir Sintang, Dipicu Aktivitas Sesar Adang
“Gempa terjadi sekitar pukul 03.04 dini hari. Hingga saat ini belum ada laporan dari warga terkait dampak gempa tersebut,” ujar Rahmat saat dihubungi via telpon
Ia menjelaskan, getaran gempa memang sempat dirasakan, namun intensitasnya relatif ringan. Bahkan di rumahnya sendiri, gempa hanya menimbulkan getaran kecil tanpa menyebabkan kerusakan.
“Di rumah saya hanya terasa sedikit getaran, tetapi tidak terjadi apa-apa. Untuk kondisi di kampung lain kami belum mengetahui secara pasti karena sampai saat ini belum ada laporan dari warga. Kemungkinan karena kejadiannya masih subuh sehingga sebagian masyarakat belum melaporkan,” jelasnya.
Menurut Rahmat, pihak BPBD Melawi saat ini masih melakukan pemantauan situasi serta berkoordinasi dengan aparat kecamatan, desa, dan relawan di lapangan untuk memastikan kondisi di berbagai wilayah setelah gempa terjadi.
Ia juga menyampaikan bahwa hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai kerusakan fasilitas umum, rumah warga, maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.
Baca Juga: Gempa Dini Hari Kembali Terasa di Sintang, Warga Sebut Sudah Empat Kali Terjadi Guncangan
BPBD Melawi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi kejadian gempa tersebut. Warga juga diminta untuk terus memantau informasi resmi dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai perkembangan situasi.
Selain itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kerusakan bangunan atau dampak lain yang diduga akibat gempa bumi tersebut.
Pihak BPBD Melawi memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman pascagempa yang mengguncang wilayah timur laut Melawi pada dini hari tersebut. (wan)
Editor : Miftahul Khair