Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Aiptu Najahi, Polisi Melawi yang Ikhlas Bantu Fardu Kifayah Tanpa Bayaran

Aristono Edi Kiswantoro • Selasa, 2 Juni 2026 | 09:33 WIB
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon menyerahkan penghargaan kepada Aiptu Najahi atas dedikasinya menggerakkan kegiatan fardu kifayah bersama masyarakat Desa Paal sejak 2020.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon menyerahkan penghargaan kepada Aiptu Najahi atas dedikasinya menggerakkan kegiatan fardu kifayah bersama masyarakat Desa Paal sejak 2020.

PONTIANAK POST – Di saat banyak orang memilih menjauh dari suasana duka, Aiptu Najahi justru hadir membantu keluarga yang kehilangan orang tercinta. Personel Polres Melawi itu selama lima tahun terakhir menjadi penggerak kegiatan fardu kifayah di Desa Paal, Kabupaten Melawi, tanpa memungut biaya sepeser pun.

Dedikasi kemanusiaan tersebut mengantarkan Aiptu Najahi menerima penghargaan langsung dari Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon dalam upacara di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Melawi, Senin (1/6/2026).

Penghargaan diberikan berdasarkan Surat Keputusan Kapolres Melawi tentang pemberian penghargaan kepada personel yang berkontribusi dan berdedikasi tinggi dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Di antara 15 personel penerima penghargaan, nama Aiptu Najahi mendapat perhatian tersendiri. Ia dinilai menjadi pionir pembinaan masyarakat melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Menurut Kapolres Melawi, Aiptu Najahi secara aktif memimpin dan menggerakkan masyarakat Desa Paal untuk membantu proses fardu kifayah sejak tahun 2020.

Kegiatan tersebut meliputi membantu pengurusan jenazah hingga menggali kubur bagi warga yang meninggal dunia.

"Terjun langsung bersama masyarakat membantu fardu kifayah warga yang meninggal dunia, dalam hal ini menggali kubur. Dalam pelaksanaannya tidak dipungut biaya," kata AKBP Harris Batara Simbolon.

Bagi banyak keluarga, kehilangan anggota keluarga merupakan masa yang berat, baik secara emosional maupun ekonomi. Kehadiran relawan yang membantu proses pemakaman sering kali menjadi penolong di saat paling sulit.

Di Desa Paal, sosok itu dikenal dalam diri Aiptu Najahi. Bersama warga, ia memastikan proses pemakaman dapat berjalan dengan layak dan penuh penghormatan.

Bukan hanya sebagai anggota Polri, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang hadir ketika dibutuhkan.

Pria kelahiran Kabupaten Bengkayang yang akrab disapa Long Hi itu dikenal sederhana di lingkungan kerjanya.

Dalam keseharian, ia tetap menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit tahun 2003 untuk berangkat bekerja ke Polres Melawi. Rekan-rekannya mengenal sosoknya sebagai pribadi yang tenang dan dekat dengan masyarakat.

Kesederhanaan itu sejalan dengan pengabdian yang selama ini ia lakukan tanpa sorotan publik.

Kapolres Melawi menilai apa yang dilakukan Aiptu Najahi memberikan teladan bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun empati dan kepedulian sosial.

Menurutnya, keterlibatan langsung dalam membantu fardu kifayah menghadirkan makna mendalam tentang kehidupan, kematian, dan pentingnya solidaritas sosial.

"Sungguh memberikan magnet tersendiri akan makna kehidupan dan kematian sebagai tamu yang tanpa kita ketahui kapan datangnya," ujar Kapolres.

Sebagai bentuk dukungan, Kapolres bahkan mempersilakan Aiptu Najahi meluangkan waktu dinas apabila sewaktu-waktu diperlukan masyarakat untuk membantu pelaksanaan fardu kifayah.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, kisah Aiptu Najahi menunjukkan bahwa kepedulian masih tumbuh kuat di lingkungan akar rumput.

Kolaborasi antara polisi dan warga dalam membantu keluarga yang berduka bukan hanya tentang menggali kubur atau mengurus jenazah. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol gotong royong yang menjaga nilai kemanusiaan tetap hidup.

Kapolres Melawi berharap semangat yang dibangun Aiptu Najahi bersama masyarakat Desa Paal terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak.

"Kepada Aiptu Najahi dan masyarakat Desa Paal yang telah berkolaborasi hebat membantu fardu kifayah ini, saya berpesan teruslah menebar kebaikan, kesabaran, dan keikhlasan," pungkasnya. (ars)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#polisi melawi #najahi #inspiratif #fardu kifayah #Desa Paal