Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Heboh Teror Pocong di BTN RSUD Melawi, Polisi Tegaskan Foto dan Narasi yang Beredar Hoaks

Miftahul Khair • Senin, 8 Juni 2026 | 14:34 WIB
Personel Polres Melawi memberikan pembinaan kepada pelaku penyebar hoaks teror pocong di wilayah tersebut. (ISTIMEWA)
Personel Polres Melawi memberikan pembinaan kepada pelaku penyebar hoaks teror pocong di wilayah tersebut. (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Polres Melawi memastikan informasi yang beredar di media sosial mengenai kemunculan pocong jadi-jadian di kawasan BTN RSUD Melawi, Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, tidak benar atau hoaks.

Kepastian itu disampaikan setelah polisi melakukan penelusuran terhadap foto dan narasi yang sempat viral serta menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak yang terkait dengan unggahan tersebut untuk dimintai klarifikasi.

Baca Juga: Daftar Lengkap Mutasi Pejabat Polres Melawi, Sejumlah Kasat dan Kapolsek Dapat Jabatan Baru

"Kami memastikan postingan itu mengandung unsur hoaks, kami telah melakukan pemanggilan terhadap saudara LK selaku pengedit dan saudara BY selaku korban editan foto dirinya ke Polres Melawi di saksikan kedua orang tuanya, Kepala Dusun Sepan dan Ketua RT saudara Aipda Herlan Marjan," ujar Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain, S.H.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, unggahan tersebut berawal dari foto yang diambil pada 31 Mei 2026. Saat itu, LK memotret BY yang sedang memegang stik biliar dan mengenakan pakaian berwarna hitam.

Foto tersebut kemudian diedit menggunakan aplikasi pengolah gambar. Dalam hasil editan, sosok BY diubah seolah mengenakan kain putih menyerupai pocong dan memegang senjata tajam.

Tidak hanya mengubah tampilan foto, unggahan itu juga disertai narasi yang menyebut adanya pocong jadi-jadian yang masuk ke kawasan BTN RSUD Kelakik dan diklaim telah memakan korban.

Baca Juga: Blok Melawi dan Boyan Hulu Jadi Prioritas Eksplorasi Logam Tanah Jarang, Sebagian Lokasi Masuk Hutan Lindung

Setelah dilakukan penelusuran dan pengambilan keterangan, polisi memastikan seluruh informasi dalam unggahan tersebut tidak sesuai fakta.

Aipda Arbain menjelaskan bahwa LK mengakui telah membuat editan dan menyebarkan unggahan tersebut. Namun, yang bersangkutan mengaku tidak memiliki tujuan untuk menimbulkan kepanikan atau keresahan di masyarakat.

Kasubsi Penmas menegaskan hasil penyelidikan menunjukkan bahwa foto maupun narasi yang beredar hanyalah rekayasa dan tidak pernah terjadi sebagaimana yang dituliskan dalam unggahan tersebut.

Polres Melawi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi yang beredar di media sosial. Warga diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mempercayai atau membagikan suatu informasi kepada orang lain.

"Polres Melawi menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Melawi untuk bersama menjaga situasi kamtibmas kondusif yang telah terjaga baik saat ini, kami mengajak masyarakat agar tidak panik berlebihan, Polri memastikan hadir di tengah masyarakat dan berikan informasi suatu gangguan kamtibmas melalui hotline layanan Polri 110 bebas pulsa sebagai langkah percepatan layanan Polri," pungkas Aipda Arbain.

Polres Melawi juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat. (*)

Editor : Miftahul Khair
#teror pocong #melawi #hoaks