PONTIANAK POST – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Melawi melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aflahiyyah yang berlokasi di Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Senin (22/6).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana, serta diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Melawi. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pengurus Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aflahiyyah, Ustadz Helmiza, bersama para santri.
Suasana penuh keakraban dan kebersamaan mewarnai kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut. Kehadiran jajaran Polres Melawi di lingkungan pondok pesantren menjadi simbol eratnya hubungan antara institusi Polri dengan lembaga pendidikan keagamaan yang memiliki peran strategis dalam pembinaan generasi muda.
Dalam kesempatan itu, Polres Melawi menyalurkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aflahiyyah. Bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, pelayanan sosial, serta pembinaan karakter dan moral generasi muda, khususnya para santri.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan emosional dan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
Baca Juga: Pengurus Baru IDI Cabang Melawi 2025–2028 Dilantik, Siap Hadapi Tantangan Kesehatan Era Modern
Menurutnya, Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk terus membangun kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya pengurus pondok pesantren dan para santri. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan semakin mempererat hubungan baik yang telah terjalin,” ujar Kapolres Melawi.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan, sangat penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif. Pondok pesantren dinilai memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Pengurus Pondok Pesantren Nurul Yaqin Aflahiyyah, Ustadz Helmiza, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Polres Melawi kepada pondok pesantren dan para santri.
Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian nyata Polri terhadap masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini turut berkontribusi dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.
Baca Juga: Kapolsek Nanga Tayap Cek Dugaan Penimbunan BBM Subsidi, Polisi Pastikan Tidak Ada Penyelewengan
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan sosial yang diberikan. Ini menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi pondok pesantren dan para santri. Semoga hubungan baik antara Polres Melawi dan pondok pesantren dapat terus terjalin dengan harmonis,” ungkapnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut mendapat respons positif dari para pengurus dan santri. Selain memberikan manfaat secara langsung, kehadiran jajaran Polres Melawi di tengah lingkungan pondok pesantren juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Melawi menunjukkan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat sosial dan kemanusiaan.
Semangat pengabdian yang diusung dalam Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan semakin memperkokoh peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, profesional, serta semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. (*/wan)