PONTIANAK POST – Personel Polsek Menukung, Polres Melawi, melakukan verifikasi tiga hotspot di Kecamatan Menukung, Kabupaten Melawi, Sabtu (1/8/2026), sebagai langkah cepat mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas. Pengecekan dilakukan setelah Satelit NOAA-20 berdasarkan data NASA mendeteksi tiga titik panas di wilayah tersebut.
Ketiga hotspot berada di Desa Landau Leban, Desa Melona, dan Desa Sungai Sampuk, Kecamatan Menukung. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api aktif yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun kawasan sekitar.
Ground Check Pastikan Hotspot Tidak Berkembang Jadi Karhutla
Personel Polsek Menukung menyisir lokasi yang terdeteksi sebagai hotspot untuk memverifikasi kondisi sebenarnya di lapangan. Pemeriksaan meliputi kondisi lahan, sisa pembakaran, hingga kemungkinan munculnya bara api yang masih tersimpan di dalam tanah.
Langkah ini dilakukan guna memastikan upaya pemadaman telah berhasil sehingga api benar-benar padam dan tidak kembali merambat ke lahan di sekitarnya.
Libatkan Desa dan Masyarakat Awasi Bekas Kebakaran
Selain melakukan pemeriksaan di lapangan, personel Polsek Menukung berkoordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk memperkuat pengawasan terhadap lokasi bekas kebakaran.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melaporkan kepada kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan asap atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran, terutama pada lahan yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.
Sinergi Jadi Kunci Pencegahan Karhutla
Kapolsek Menukung mengatakan ground check merupakan bagian dari respons cepat Polri dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan karhutla di Kabupaten Melawi.
Menurutnya, keberhasilan mencegah kebakaran tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah desa dan masyarakat.
"Ground check merupakan langkah cepat Polri dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Melawi. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengantisipasi kebakaran lahan agar tidak meluas, terutama pada musim kemarau," ujarnya.
Deteksi Dini Penting Lindungi Lingkungan dan Warga
Verifikasi hotspot menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini karhutla. Dengan memastikan setiap titik panas segera diperiksa, potensi kebakaran besar yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, merusak lingkungan, serta menghambat aktivitas ekonomi dapat diminimalkan. **
Editor : Aristono Edi Kiswantoro