Karhutla di Bukit Matok Masih Menyimpan Bara

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 00:04 WIB
PENDINGINAN: Petugas menyiram titik panas di kaki Bukit Matok, Kecamatan Belimbing, Melawi, untuk mencegah bara kembali memicu kebakaran. Penyiraman dilakukan bersama TNI, perusahaan, dan warga, Sabtu (22/8).
PENDINGINAN: Petugas menyiram titik panas di kaki Bukit Matok, Kecamatan Belimbing, Melawi, untuk mencegah bara kembali memicu kebakaran. Penyiraman dilakukan bersama TNI, perusahaan, dan warga, Sabtu (22/8).

 

PONTIANAK POST – Kebakaran di kawasan Bukit Matok, Kabupaten Melawi, belum sepenuhnya dianggap aman. Setelah berjibaku memadamkan api selama beberapa hari, petugas gabungan masih menemukan titik panas dan mata api kecil di kaki bukit, Sabtu (22/8/2026).

Polsek Belimbing bersama Koramil Belimbing, PT SDK Batu Buil, dan warga kemudian melakukan penyiraman untuk mendinginkan lahan. Upaya itu dilakukan agar bara yang tersisa tidak kembali menjadi api dan merambat ke kawasan sekitar.

Kapolsek Belimbing Ipda Jefri Manurung mengatakan pendinginan difokuskan pada titik panas di kaki Bukit Matok, Bukit Sanggau, dan Bukit Barokah.

“Kami bekerja keras bersama melakukan pendinginan dengan penyiraman air pada titik panas kaki Bukit Matok, Bukit Sanggau dan Bukit Barokah yang masih nampak adanya mata api kecil dan dekat dengan jalan raya,” kata Jefri.

Kondisi titik api yang berada di dekat jalan raya menjadi perhatian petugas. Api yang kembali membesar dapat dengan cepat menyebar ketika kondisi vegetasi kering.

Karena itu, penyiraman tidak hanya ditujukan untuk memadamkan mata api yang terlihat. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan bara di bawah permukaan tidak kembali menyala.

Air dan kendaraan pendukung pemadaman dibantu PT SDK Batu Buil bersama karyawannya.

Kapolsek Belimbing menegaskan pemantauan masih akan dilakukan di kawasan Bukit Matok dan sekitarnya.

“Pemantauan dan upaya pendinginan akan terus dilakukan di area Bukit Matok dan sekitar,” ujarnya.

Koordinasi antara kepolisian, TNI, perusahaan, dan masyarakat terus diperkuat. Langkah tersebut menjadi bagian dari pencegahan agar kebakaran yang telah ditangani tidak kembali meluas.

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
Karhutla Melawi pendinginan karhutla Bukit Matok kebakaran Bukit Matok titik panas Melawi