Pencarian Hari Ketiga, Tim SAR Temukan Jenazah Anak yang Tenggelam di Sungai Kapuas Melawi

Ashri Isnaini • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 13:42 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Kapuas  Desa Sungai Pinang Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi pada Senin (28/9). (ISTIMEWA)
Petugas mengevakuasi jenazah korban tenggelam di Sungai Kapuas  Desa Sungai Pinang Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi pada Senin (28/9). (ISTIMEWA)

PONTIANAK POST – Tim SAR Gabungan menemukan Reiold Lumbanturuan, 12, anak yang dilaporkan tenggelam dan terbawa arus saat mandi di Sungai Kapuas, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, Senin (28/9).

Reiold yang merupakan warga Dusun Jaba, Desa Sungai Pinang, dilaporkan tenggelam pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, korban sedang mandi di Sungai Kapuas. Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, korban diketahui tidak dapat berenang. Korban kemudian hanyut terbawa arus hingga tenggelam.

Pencarian awal dilakukan keluarga bersama warga sekitar dan aparat desa. Namun, hingga pencarian dilanjutkan Tim SAR Gabungan, korban belum ditemukan. Memasuki hari ketiga operasi SAR, pencarian kembali dilakukan mulai pukul 06.00 WIB. Tim SAR Gabungan menyisir permukaan Sungai Kapuas, terutama ke arah hilir dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Pelajar 14 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 07.41 WIB, tim menemukan korban dalam kondisi mengapung. Lokasi penemuan berada sekitar 1,53 nautical mile (NM) atau sekitar 2,83 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi dan pada pukul 08.17 WIB diserah terimakan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Budiono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi seluruh unsur SAR dan masyarakat yang terlibat dalam pencarian.

“Kami turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah bersama-sama membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Budiono, Senin (28/9).

Setelah korban ditemukan dan diserahterimakan kepada keluarga, Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR pada pukul 08.30 WIB. “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing,” tutupnya. (ash)

Editor : Miftahul Khair
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak anak tenggelam tim sar gabungan sungai kapuas