Warga setempat, Romi menuturkan kecelakaan bermula ketika truk naas itu berkendara dari arah Mempawah menuju Sungai Kunyit. Kabarnya, truk tersebut akan mengantarkan muatan CPO ke PT EUP di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit.
Setibanya di Jalan Raya Malikian, sambung Romi, diduga supir truk tangki mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi. Truk pun keluar dari jalur dan menyeberangi jalan raya.
“Setelah keluar dari jalan raya, truk tangki menabrak jembatan dan bangunan kios yang menjadi tempat usaha jasa jahit,” kata Romi.
Kemudian, sambung Romi, truk tangki beserta supirnya terperosok ke dalam parit di pinggir Jalan Malikian. Hingga siang ini (Jumat), badan truk tangki masih belum berhasil dievakuasi.
“Tidak ada korban jiwa. Hanya saja, warga yang menempati kios nyaris menjadi korban. Saat itu, warga tersebut sedang tertidur di dalam kios,” sebutnya.
Sementara itu, lanjut Romi, supir truk tangki juga selamat dalam insiden kecelakaan tunggal itu. Supir tidak mengalami luka serius setelah kendaraan yang ditungganginya nyungsep ke dalam parit.
“Saat ini truk masih di dalam parit. Informasinya menunggu air pasang, baru bisa diangkat. Sedangkan muatan CPO sudah dipindahkan,” pungkasnya.(wah) Editor : Syahriani Siregar