“Kita memang tidak sempat melihat wajah Rasulullah SAW. Namun, walau kita hidup di zaman yang berbeda, akan tetapi hati dan pikiran kita terasa begitu dekat dengan baginda Rasulullah SAW,” pendapat Bupati. Bahkan dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H ini, Bupati Erlina mengaku haru mendengarkan lantunan shalawat. “Mendengarkan lantunan shalawat, tak terasa air mata menetes. Kesedihan ini karena kerinduan kita kepada Rasulullah SAW,” tuturnya.
Karenanya, bupati berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala.
Caranya dengan meneladani dan mengamalkan ajaran yang diwariskan Rasulullah SAW.“Mudah-mudahan di bulan Rabiul Awal yang merupakan bulan kelahiran Rasulullah SAW ini, kita semua senantiasa diberikan keberkahan dari Allah Ta’ala sehingga Kabupaten Mempawah menjadi daerah yang maju, berkembang dan masyarakat hidup sejahtera serta dimurahkan rezeki,” ucapnya sembari diamini para jemaah.
Tak lupa bupati mengingatkan para jemaah agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala dengan selalu menjalankan perintah-NYA dan menjauhi larangan Allah Ta’ala sebagaimana telah diajarkan Rasulullah SAW melalui Al-Qur’an dan Al-Hadist.“Semoga diakhirat kelak, kita semua dikumpulkan bersama orang-orang beriman dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW,” pungkasnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Rumah Dinas Bupati Mempawah di Jalan Raden Kusno Kota Mempawah diisi dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz H Jalaludin, LC. (wah) Editor : Misbahul Munir S