Keberangkatan dari Pontianak dipandu oleh panitia dari Radio Diah Rosanti dan Komsos Keuskupan Agung Pontianak. Anak-anak itu kemudian disambut langsung oleh Uskup Agustinus setelah tiba di Rumah Retret Anjongan.
Temu Natal bersama yang diikuti empat panti asuhan tersebut dilaksanakan di Aula Rambai yang merupakan duplikat Gereja Santo Yoseph Katedral Pontianak, bersama seluruh peserta semua larut dalam keheningan kegiatan. Perjumpaan kasih itu, Uskup Agustinus mengungkapkan, sangat mencintai anak-anak panti asuhan. Karena itu, kata dia, sebisa mungkin setiap tahun Uskup Agustinus memberikan waktunya untuk ikut bersama mereka dalam kegiatan Natal bersama.
“Saya adalah kakek untuk kalian dan bapak untuk sebagian dari kalian,” kata Uskup Agustinus.
Sebagian besar anak-anak panti asuhan sudah remaja yang akan menginjak bangku kuliah. Di tengah cerita kasih itu, Uskup Agustinus mengambarkan, sekarang Keuskupan Agung Pontianak sudah memiliki Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo. Momen itu sekaligus tawaran untuk berkuliah gratis yang diberikan keuskupan bagi anak-anak yang akan melanjutkan pendidikannya.
Bersama 60 peserta termasuk pembina, Uskup Agustinus berjanji akan membantu anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo. Perhatian ini bukan tanpa dasar, perhatian kepada anak-anak panti asuhan adalah salah satu agenda pokok dari jadwal tahunan Uskup Agustinus selain kunjungannya ke Rutan dan Lapas.
“Saya janji akan bantu kalian untuk kuliah, yang penting belajar dengan baik,” tutup Uskup Agustinus. (*/r/mnk) Editor : Misbahul Munir S