Ahmad Husen dilaporkan hilang sejak Rabu (15/2). Ketika itu, korban pergi melaut dan tak pernah kembali ke rumah. Upaya pencarian langsung dilakukan dan berhasil ditemukan perahu milik korban tanpa awak. Diduga, korban terjatuh ke laut.
Selanjutnya, pencarian korban hilang melibatkan tim SAR yang terdiri dari Polairud Polres Mempawah, Basarnas, BPBD dan lainnya. Selama sepekan, tim SAR menyisir sepanjang pantai dari perairan Air Hitam Jongkat hingga Tanjung Bangkai, Kecamatan Mempawah Hilir.
Bahkan, pencarian korban juga diperluas ke bui 01 alur pelayaran. Namun, petugas tak menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dengan berbagai pertimbangan dan hasil koordinasi petugas memutuskan menghentikan pencarian setelah sepekan.
“Hasil koordinasi, Basarnas menyatakan pencarian diakhiri. Pertimbangannya, tim sudah melakukan pencarian dilokasi dugaan jatuhnya korban,” terang Kasat Polairud Polres Mempawah, Iptu Andi Rahmat.
Pertimbangan lain, sambung Andi Rahmat, jika korban tenggelam dalam waktu sepekan maka besar kemungkinan jasadnya mulai hancur dan tak utuh. Serta, akan terbawa arus ke tengah laut sehingga semakin sulit ditemukan.
“Tim SAR juga telah berkomunikasi dengan pihak keluarga korban terkait penghentian pencarian ini. Dan istri korban setuju untuk menghentikan pencarian. Pihak keluarga juga telah mengikhlaskannya,” tukas Kasat.(wah) Editor : Misbahul Munir S