Hadir pula Sekda Ismail, Ketua Iwapi Kalbar Oktavia, Ketua PKK Hj Julina M Pagi, Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Ketua IWAPI Kabupaten Mempawah beserta jajarannya, sejumlah organisasi wanita di Kabupaten Mempawah serta tamu undangan lainnya.
Wabup mengatakan HUT ke-48 merupakan momentum bagi IWAPI untuk melakukan koreksi dan evaluasi terhada pencapaian kinerjanya. Capaian yang sudah baik agar dipertahankan, sedangkan kekurangan harus diperbaiki dan ditingkatkan dimasa mendatang.
“Semoga HUT ke-48 ini menjadikan IWAPI semakin maju, berkembang dan dapat memfasilitas peningkatan usaha serta mensejahterakan pengusaha perempuan khususnya di Kabupaten Mempawah,” harap Muhammad Pagi.
Wabup menjelaskan, organisasi dibentuk untuk memberikan manfaat kepada pengurus, anggota dan masyarakat. Dengan niat mencapai suatu tujuan yang didukung dengan program kerja dan AD/ART organisasi itu sendiri.
“Kami mendorong agar IWAPI dapat menyusun program kerja prioritas yang bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kita memiliki OPD yang dapat memberikan pembinaan dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program kerja,” tuturnya.
Karenanya, Wabup menyarankan agar DPC IWAPI Kabupaten Mempawah melahirkan program prioritas yang dapat mendukung kemajuan UMKM, serta memfasilitasi kerjasama dengan perbankan.
“Kolaborasi dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan IWAPI bisa lebih dimaksimalkan lagi. Jika semua sudah bisa dioptimalkan, maka bisa kita bangun rumah kuliner yang dapat menampung usaha para UMKM untuk dipasarkan dan diperjualbelikan,” harapnya.
Menurut Wabup, UMKM di Kabupaten Mempawah harus mempunyai produk khas daerah yang bernilai jual tinggi. Supaya, setiap orang yang datang ke Mempawah bisa membawa pulang ole-ole kuliner khas masyarakat Mempawah.
“Tentu harus diperhatikan kualitas, kemasan yang menarik hingga bernilai ekonomis. Saya minta di tahun 2023 ini ada dimunculkan kuliner khas Mempawah,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC IWAPI Kabupaten Mempawah, Hj Zaitin Noor menerangkan IWAPI merupakan wadah bagi pengusaha perempuan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah. “Kami memiliki misi memberdayakan dan memperkuat usaha kaum perempuan melalui UMKM, meningkatkan kemampuan anggota untuk mendapatkan dan mempermudah akses, kelembagaan, pemasaran dan pembiayaan dari segi finansial,” bebernya.
Kemudian, lanjut Zaitin, IWAPI membantu pengusaha perempuan untuk tumbuh dan berkembang menjadi pengusaha yang tangguh dengan memberi informasi advokasi, pendidikan dan pelatihan.
“IWAPI Kabupaten Mempawah bekerjasama membina dan mempromosikan usaha anggota dan memperkuat jaringan dengan para pengusaha lainnya,” sebutnya.
Karena itu, dia berharap peringatan IWAPI ke-48 menjadi momentum untuk memantapkan eksistensi organisasi melalui peningkatan kinerja semua pihak baik sesama anggota sebagai pengusaha dan pemerintah selaku pembuat kebijakan, serta lembaga keuangan sebagai fasilitator.
“Sehingga menciptakan lebih banyak lagi perempuan pengusaha yang berd. Editor : Misbahul Munir S