Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mengaku Sebagai Admin Tiktok Baim Paula, Seorang Warga jadi Korban Penipuan

Misbahul Munir S • Selasa, 7 Maret 2023 | 13:50 WIB
PENIPUAN: warga mendatangi korban penipuan online di salah satu swalayan modern di Kota Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST
PENIPUAN: warga mendatangi korban penipuan online di salah satu swalayan modern di Kota Mempawah. WAHYU/PONTIANAKPOST
MEMPAWAH – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), warga Pulau Pedalaman, Kecamatan Mempawah Timur menjadi korban penipuan online. Modusnya, pelaku mengaku sebagai admin akun tik tok Baim Paula (artis) dan menjanjikan hadiah uang Rp 10 juta. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian lebih dari Rp 14 juta.

Aksi penipuan berlangsung pada Senin (6/3) di salah satu swalayan modern di Kota Mempawah. Bermula ketika korban mendapatkan telepon WhatApps (WA) dari pelaku yang mengatasnamakan admin akun tik tok Baim Paula.

Kemudian, korban diintrusikan oleh si penipu untuk melakukan top up dana melalui tiga akun pembayaran yakni Shopee Pay, OVO dan Tokopedia. Korban pun diarahkan pelaku mendatangi swalayan modern terdekat untuk melakukan transfer dana.

“Tadi saya dapat informasi melalui pesan WhatsApp mengatasnamakan akun tik tok Baim Paula. Lalu, saya diarahkan mengklik link pembayaran dan dijanjikan mendapatkan uang sebesar Rp 10 juta,” kenangnya.

Tiba di swalayan modern, korban pun meminta kasir melakukan top up dana di nomor yang telah disiapkan oleh pelaku penipuan. Si kasir pun manut saja memberikan pelayanan kepada konsumennya. Bukan hanya sekali, korban meminta kasir melakukan top up dana hingga belasan kali dengan total nominal lebih dari Rp14 juta.

Setelah mendapatkan belasan kali top up dari korban, kontan saja si pelaku langsung memutuskan komunikasi. Bahkan, kontak telepon milik korban langsung di blokir oleh pelaku untuk menghilangkan jejaknya.

“Atas kejadian ini, saya akan bertanggungjawab dan akan membayar dana yang  telah di top up melalui kasir swalayan. Saya tidak akan lari,” tegasnya.

Sementara itu, kasir swalayan modern di Kota Mempawah, Adelia (19) sangat terkejut dengan penipuan itu. Bahkan, dirinya sempat histeris setelah menyadari konsumen yang dilayaninya menjadi korban penipuan online.

“Awalnya ada ibu-ibu datang minta pelayanan top up dana dengan nilai Rp 900 ribu lebih untuk sekali top up. Setelah sekali top up, saya minta ibu tersebut membayar. Namun, si ibu mengaku akan membayar sekaligus diakhir top up,” tuturnya.

Lantas, Adelia pun manut saja mengikuti perintah konsumennya. Korban pun terus minta si kasir melakukan top up hingga belasan kali. Bahkan, si kasir sempat menghentikan agar korban tak lagi top up. Namun, peringatan itu tak diindahkan oleh korban.

“Berulang kali saya katakan ke korban sudah tak bisa top up lagi, tetapi korban terus memaksa untuk top up,” lirihnya.

Bahkan, sambung Adelia, salah seorang konsumen lain yang berada saat kejadian ikut memarahi korban agar berhenti top up dana. Namun, korban tak bergeming dan bersikeras agar terus melakukan top up.

“Korban berjanji akan membayar nominal top up. Namun, rupanya korban tak ada duitnya. Akibat kejadian ini, saya pun harus ikut bertanggungjawab mengganti kerugian,” pungkasnya. (wah)  Editor : Misbahul Munir S
#penipuan #Admin Tiktok #Baim Paula #korban #ibu rumah tangga