Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Napak Tilas Sejarah Kerajaan Mempawah

A'an • Kamis, 14 September 2023 | 10:56 WIB

ROBO-ROBO : Raja Mempawah beserta Bupati Mempawah dan lainnya memukul tar menandai dimulainya perayaan Robo-Robo 2023.
ROBO-ROBO : Raja Mempawah beserta Bupati Mempawah dan lainnya memukul tar menandai dimulainya perayaan Robo-Robo 2023.

MEMPAWAH – Kerajaan Amantubillah Mempawah menggelar puncak perayaan event budaya Robo-Robo tahun 2023 yang ditandai dengan ritual buang-buang dipimpin oleh Raja Mempawah XIII Pangeran Ratu Mulawangsa Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, Rabu (13/9) pagi di Muara Kuala Mempawah.

 

Prosesi ritual buang-buang berlangsung sakral. Raja Mardan didampingi Permaisuri Ratu Kencana Wangsa Dr Ir Arini Mariam, serta Raja Muda Mempawah Wirabuana Muhammad Hafidz Adinugraha dan laskar Kerajaan Amantubillah Mempawah dengan menggunakan perahu menuju ke muara Kuala Mempawah.

 

Di belakang perahu Raja Mempawah, tampak puluhan perahu-perahu milik nelayan tradisional Mempawah begitu antusias mengikuti prosesi ritual buang-buang tersebut. Setelahnya, Raja Mardan dan rombongan kembali ke dermaga Pelabuhan Kuala Mempawah untuk mengikuti seremonial perayaan event budaya Robo-Robo 2023.

 

Baca Juga: Ritual Robo-Robo Kembali Digelar, Raja Mardan: Jangan Lupakan Warisan Leluhur

Kehadiran Raja Mardan dan Permaisuri disambut oleh Bupati Mempawah Erlina, Wakil Bupati Muhammad Pagi, Anggota DPR RI Dapil Kalbar Fraksi Golkar Maman Abdurahman, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalbar Ria Norsan beserta jajaran pejabat Forkopimda dan OPD Pemprov Kalbar dan Pemkab Mempawah.

Dalam sambutannya, Raja Mardan mengaku bersyukur perayaan event budaya

 

Robo-Robo tahun 2023 dapat terselenggara dan berjalan dengan lancar. Menurut dia, keberhasilan tersebut merupakan buah kerjasama seluruh pihak.

“Budaya harus dijaga jangan sampai punah. Karena bagaimanapun kalau orang beradab, dia tau adat istiadatnya. Dia pasti menghormati leluhurnya dan menjaga budayanya,” tegas Raja Mardan.

 

Menurut Raja Mardan, pelaksanaan Robo-Robo yang dilakukan setiap tahun merupakan langkah napak tilas dari sejarah kerajaan Mempawah. Tujuannya, untuk mengenang dan mengingat sejarah leluhur Kota Mempawah.

 

“Robo-Robo yang selalu kita laksanakan merupakan bentuk napak tilas sejarah Kerajaan Mempawah. Hal ini sangat penting dilakukan agar kita selalu ingat dan tidak melupakan sejarah daerah ini,” sebutnya.

 

Masih dalam kesempatan itu, Raja Mardan menuturkan Kerajaan Amantubillah Mempawah bekerjasama dengan jajaran Polres Mempawah telah melaksanakan kegiatan Lomba Panahan Tradisional Horsebow di Istana Amantubillah tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Raja Mardan: Adab Menghormati Leluhur

 

“Ke depan, saya berharap lomba panahan tradisional ini dapat lebih ditingkatkan. Bila perlu levelnya bisa nasional. Supaya, kita bisa memperkenalkan Mempawah kepada seluruh masyarakat Indonesia dan menjaga budaya Mempawah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Panitia Robo-Robo Kabupaten Mempawah tahun 2023, El Zuratnam dalam laporannya menyampaikan, perayaan event budaya Robo-Robo ditujukan untuk melestarikan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai adat, tradisi dan budaya Kerajaan Mempawah.

 

El Zuratnam mengungkapkan, rangkaian acara yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Mempawah bersama Keraton Amantubillah Mempawah telah dimulai sejak 11 September 2023 lalu. Diantaranya, kirab barang-barang pusaka dan pawai laskar keraton, pembersihan pusaka, serta haulan.

 

“Kemudian, pada 12 September 2023 dilangsungkan ziarah ke Makam Opu Daeng Manambon di Sebukit Rama, napak tilas, dan toana,” paparnya.

 

“Dan puncaknya hari ini (kemarin), kita laksanakan pada rabu terakhir bulan Safar. Rangkaianya berupa napak tilas kedatangan Raja Opu Daeng Manambon melalui muara Kuala Mempawah yang dipimpin oleh Raja Mempawah XIII Pangeran Ratu Mulawangsa Dr Ir Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, M.Sc beserta Ratu Kencana Wangsa Dr Ir Arini Mariam, M.Sc dan rombongan,” sebutnya.

 

Terakhir, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga telah mempersiapkan saprahan bersama kerabat Keraton Amantubillah, pejabat daerah, tamu undangan dan masyarakat. Serta, dilanjutkan dengan lomba sampan bidar yang pesertanya berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Barat.(wah)

 

Editor : A'an
#mempawah #Kerajaan Amantubillah #Napak Tilas Mempawah #Robo Robo 2023 #budaya #Raja Mardan