Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kunker Pj Gubernur ke Mempawah : Minta Pelajar Kuasai IPTEK Menyongsong 2045

A'an • Kamis, 1 Februari 2024 | 10:26 WIB

 

PENDIDIKAN : Harisson didampingi Bupati Erlina saat melihat infrastruktur dan fasilitas pendidikan di SMKN 1 Mempawah Hilir.
PENDIDIKAN : Harisson didampingi Bupati Erlina saat melihat infrastruktur dan fasilitas pendidikan di SMKN 1 Mempawah Hilir.

MEMPAWAH – Pj Gubernur Kalbar, dr Harisson melaksanakan kunjungan kerja ke SMKN 1 Mempawah Hilir, Rabu (31/1) pagi.

Dalam kesempatan itu, Harisson bertatap muka dengan ratusan siswa-siswi untuk memberikan motivasi agar lebih giat dan tekun menuntut ilmu menyongsong tahun 2045.

Dalam kunjungannya, Harisson didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalbar, Windy Prihastari Harisson, Bupati Mempawah, Hj Erlina, SH, MH, Kepala OPD Pemprov Kalbar, Kepala OPD Pemkab Mempawah, Kepala SMKN 1 Mempawah Hilir beserta dewan guru dan para pelajar SMKN 1 Mempawah Hilir.

“Sekolah jangan hanya sampai gerbang saja. Sekolah harus tuntas dan maksimal menyerap ilmu pengetahuan yang diberikan ibu dan bapak guru,” kata Harisson.

Menurut Harisson, siswa-siswi SMKN 1 Mempawah Hilir hari ini merupakan generasi muda masa depan yang akan mengisi berbagai sektor pekerjaan.

Karena itu, para pelajar harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik agar dapat bersaing dan memenuhi kebutuhan lapangan pekerjaan di masa depan.

“Kalau sekarang kita malas belajar, maka di tahun 2045 nanti teman-teman kita berhasil dan sukses namun kita hanya akan menjadi penonton keberhasilan orang lain. Karena itu, kita juga harus mempersiapkan diri agar bisa menjadi orang sukses di tahun 2045,” tegasnya memotivasi.

Mempawah, menurut Harisson akan menjadi kota maju dan berkembang di Kalbar.

Kehadiran Pelabuhan Internasional Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit akan memberikan efek besar untuk kemajuan daerah dan tingkat perekonomian masyarakatnya.

“Bukan tidak mungkin Kota Mempawah akan bersaing dengan Singapura. Karenanya, para pelajar harus benar-benar menguasai teknologi. Kita harus mempersiapkan diri untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Harisson mengungkapkan rata-rata pendapatan perkapita saat ini sebesar Rp 9,8 juta per orang per tahun.

Jumlah itu terbilang sangat kecil untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup yang semakin meningkat.

“Di tahun 2045 nanti, pendapatan rata-rata masyarakat sebesar Rp 443 juta per orang per tahun. Kalau dibagi 12 bulan, kurang lebih Rp 36-38 juta per bulan, bahkan ada yang lebih tinggi penghasilannya sesuai bidang kerja,” urainya.

Karenanya, dia menekankan para siswa-siswi SMKN 1 Mempawah Hilir harus terampil dan menjadi tenaga siap kerja.

Agar, para pelajar mampu menyongsong tahun 2045 dengan baik dan mengambil peranan penting di sektor-sektor strategis di Kabupaten Mempawah.

“Semua itu bisa tercapai kalau generasi muda hari ini benar-benar unggul, sehat, cerdas dan bisa menguasai pengetahuan dan teknologi. Saya minta adik-adik harus belajar dengan rajin dan sungguh-sungguh. Gunakan handphone sebagai sumber pengetahuan, bukan sekedar alat untuk bermain game,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya, Harisson dan rombongan berkeliling melihat infrastruktur dan fasilitas pendidikan yang ada di SMKN 1 Mempawah Hilir di Jalan A Djaelani, Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir itu. Harisson juga berkesempatan menyerahkan penyaluran KUR untuk masyarakat penerimanya.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #pelajar #gubernur kalbar #iptek #dr Harrison #Bupati Erlina