MEMPAWAH – Program safari ramadan 1445 H Pemerintah Kabupaten Mempawah berlanjut ke Kecamatan Mempawah Hilir dan Mempawah Timur.
Di dua lokasi itu, Bupati Erlina dan rombongan pejabat menyambangi Masjid Babul Janah di Desa Sengkubang,dan Jamiatul Khair di Pulau Pedalaman.
Disaksikan Ketua DMI Kalbar H Ria Norsan, Sekda Ismail, Kakan Kemenag Hasib Arista, Kepala OPD, Camat Mempawah Hilir dan Mempawah Timur, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Masyarakat serta anak yatim piatu dan dhuafa, Bupati Erlina turut menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta untuk masing-masing pengurus masjid.
Dihadapan para jemaah masjid, Bupati Erlina mengajak umat Islam senantiasa meningkatkan rasa syukur atas nikmat dari Allah Ta’ala. Terutama nikmat sehat dan panjang umur yang masih diberikan oleh Sang Pencipta.
“Bersyukur kita yang masih diberikan kesempatan untuk beribadah di bulan ramadan. Karena, tidak semua manusia bisa menikmati ramadan tahun ini,” kata Bupati.
Misalnya, bupati mencontohkan, Wakil Bupati Mempawah, almarhum H Muhammad Pagi yang telah memenuhi panggilan Allah.
“Tahun lalu, beliau selalu bersama kita melaksanakan kegiatan safari ramadan. Namun, sekarang almarhum sudah tidak bersama kita lagi karena telah dipanggil Allah Ta’ala.
Ini bukti, diri kita milik Allah Ta’ala. Semua yang bernyawa pasti akan mati,” tegasnya mengingatkan.
Menurut Bupati Erlina, usia tidak bisa menjadi patokan manusia mendapatkan jaminan hidup panjang di dunia. Karena, banyak orang-orang yang usianya lebih muda sudah lebih dulu dipanggil Allah.
“Sebaliknya, banyak pula yang sudah berusia tua tetapi masih diberikan kesempatan beribadah di dunia ini sebagai bekal di akhirat kelak,” tuturnya.
Lebih jauh, Bupati Erlina menyebut manusia diberikan waktu 24 jam dalam sehari. Sementara Allah Ta’ala hanya meminta waktu 5 menit untuk memenuhi bersujud dan beribadah.
“Dalam sehari, Allah memerintahkan kita untuk beribadah pada 5 waktu. Dengan waktu yang lapang, tidak mungkin kita tidak bisa memenuhi kewajiban bersujud kepada Allah. Jangan sampai kita menjadi orang yang merugi,” tegasnya.
Karena itu, Bupati berharap para jemaah dapat melaksanakan seluruh perintah Allah dengan maksimal dan sebaiknya. Memang, diakuinya, tidak ada manusia yang sempurna, setidaknya bisa memperbaiki diri menjadi manusia yang lebih baik setiap waktu.
“Terlebih momentum ramadan ini menjadi waktu yang tepat bagi kita untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala.
Ramadan ini bulan penuh berkah dan ampunan. Maka, manfaatkan ramadan dengan maksimal untuk beribadah agar kita mendapatkan limpahan rahmat dan hidaya dari Allah Ta’ala,” serunya mengakhiri.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan safari ramadan juga diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Mat Juri dan Ustadz Rahim Umar.(wah)
Editor : A'an