Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Inpres Daerah

A'an • Jumat, 22 Maret 2024 | 15:15 WIB
PERESMIAN: Presiden Joko Widodo saat peresmian Inpres Jalan Daerah di Mempawah.
PERESMIAN: Presiden Joko Widodo saat peresmian Inpres Jalan Daerah di Mempawah.

 

MEMPAWAH – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan realisasi Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2023 ruas Jalan Pasir Panjang-Parit Kedaung, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (20/3) sore.

Di Kalbar, program IJD tahun 2023 terealisasi di 24 ruas jalan dengan total anggaran Rp468 miliar.

Dalam peresmian itu, Jokowi  didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Ketua Komisi V DPR Lasarus, Penjabat Gubernur Kalbar Horisson, Bupati Mempawah, Erlina dan sejumlah pejabat lainnya.

“Kita meresmikan 24 ruas jalan di Provinsi Kalimantan Barat yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 468 miliar dengan total panjang 165 KM. Salah satunya yang kita lihat pada sore hari ini (ruas Jalan Pasir Panjang-Parit Kedaung),” kata Jokowi.

Kedepan, Jokowi berharap pembangunan akses jalan dapat terus dilaksanakan. Supaya, akses jalan yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki hingga memperlancar akses lalu lintas masyarakat.

“Kita harapkan pembangunan jalan tahun 2023 selesai, lalu dilanjutkan lagi tahun 2024. Agar seluruh akses jalan yang mengalami kerusakan dapat diperbaiki. Dampaknya, memperlancar mobilitas orang maupun barang melewati jalan ini,” tuturnya.

Lebih dari itu, Jokowi berharap pembangunan akses jalan melalui program IJD dapat memberikan kemudahan serta berdampak positif terhadap penggunaan jalan yang semakin kompetitif.

“Agar semua aktivitas lalu lintas semakin mudah dan lancar. Sehingga, keberadaan jalan ini membuat kebutuhan masyarakat semakin murah dan kompetitif,” ujarnya.

Sebelum meresmikan IJD ruas Jalan Pasir Panjang-Parit Kedaung, Presiden Jokowi lebih dulu meninjau pembangunan mega proyek Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit. Proyek nasional bernilai triliunan rupiah itu diprediksi rampung pada Juni 2024.

Jokowi menjelaskan pembangunan SGAR Mempawah merupakan bagian dari upaya hilirisasi.

“Ini yang namanya hilirisasi. Setelah nikel, maka ini yang urusan minerba. Nikel sudah beberapa masih proses jalan, kemudian kita masuk bauksit di Mempawah,” terang Jokowi.

Lantas, Jokowi mengungkapkan alasanya membangun SGAR Mempawah. Selain alasan potensi biji bauksit paling banyak berada di Provinsi Kalimantan Barat, ada alasan lain yang lebih mendasar.

“Kenapa harus dibangun, karena kebutuhan kita besar. Dan separuh dari kebutuhan itu masih impor,” tuturnya.

Masih dikatakan Jokowi, apabila SGAR Mempawah sudah rampung maka produksi bauksit dari Mempawah akan dibawa ke Kuala Tanjung untuk diproses menjadi alumunium.

“Setelah selesai menjadi alumunium, maka kita tidak akan impor lagi,” tegasnya.

Jokowi menyebut, pembangunan SGAR Mempawah akan rampung pada Juni 2024. Sedangkan full capacity diperkirakan pada tahun 2025 mendatang. Dengan begitu, pemerintah akan lebih hebat pembiayaan.

“Sehingga akan menjadi substansi impor, maka devisa kita tidak keluar lagi. Agar kita bisa lebih hemat,” ujarnya.

Karenanya, Jokowi menyebut pembangunan-pembangunan tersebut sebagai sebuah pekerjaan besar yang harus terintegrasi. Sebab, pemerintah tidak hanya mempersiapkan untuk bahan baku stainless steel saja, melainkan juga untuk batrai.

“Tembaga di Gresik bulan Mei juga selesai. Ketika semua komponen sudah selesai maka semua dari hulu sampai hilir dikerjakan di dalam negeri sendiri. Sehingga, kita efisien dan memiliki daya saing tinggi dan siap masuk ke pasar bersaing dengan negara manapun,” tegasnya lagi.

“Ini pekerjaan besar yang kita bangun. Bodinya dari alumunium, isi batrai dari nikel, tembaga untuk komponen lain seperti kabel dan lainnya. Jadi semua menjadi satu terintegrasi,” pungkasnya.

Dalam kunkernya di Kabupaten Mempawah, Presiden Jokowi didampingi para Menteri Kabinet Indonesia Maju menyambangi empat lokasi. Yakni, meninjau pembangunan SGAR di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, kemudian Pasar Tradisional Sebukit Rama, gedung baru RSUD dr Rubini Mempawah, serta meresmikan program IJD ruas Jalan Pasir Panjang-Parit Kedaung di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #inpres jalan daerah #joko widodo #Resmikan