Dari rekaman video yang diterima wartawan, tampak kepulan asap hitam keluar dari ruangan perwira KM Bukit Raya.
Pada rekaman video lainnya, terlihat kepanikan sejumlah penumpang yang mengetahui terjadinya kebakaran tersebut.
Penumpang juga tampak membantu para kru kapal untuk mengeluarkan selang menuju ke ruangan perwira guna memadamkan kobaran api yang membakar sejumlah barang di dalam ruangan.
Kapolres Mempawah, AKBP Sudarsono melalui Kasat Polair Polres Mempawah, Ipda Vahrul Febrianto membenarkan telah terjadinya kebakaran pada KM Bukit Raya saat berada di wilayah perairan OB Muara Jungkat.
“Dari laporan yang kita terima, kebakaran terjadi di ruangan perwira KM Bukit Raya,” kata Vahrul.
Menurutnya, kebakaran disebabkan oleh terbakarnya sepeda listrik yang ada di dalam ruangan perwira KM Bukit Raya.
“Diduga ketika dilakukan pengecasan, sepeda listrik ini terbakar. Akibatnya, api membesar dan membakar barang lain yang berada di ruangan tersebut,” tuturnya.
Beruntung, sambung Vahrul, kobaran api yang membakar ruangan perwira KM Bukit Raya bisa segera diatasi dan ditangani dengan baik. Jadi, api tidak menyebar luas ke ruangan lainnya.
“Sekitar pukul 15.05 WIB, api sudah berhasil dipadamkan. Saat ini KM Bukit Raya sedang dievakuasi dengan ditarik oleh dua kapal tunda menuju ke Pelabuhan Dwikora Pontianak,” sebutnya.
Lebih jauh, Vahrul mengungkapkan kebakaran tersebut menyebabkan seorang kru kapal harus dilarikan ke rumah sakit. Korban mengalami sesak nafas hingga perlu penanganan medis.
“Korban seorang perempuan bernama Sri Nisa Gloria yang merupakan kadet KM Bukit Raya. Korban terpaksa dilarikan ke RS Antonius Pontianak karena mengalami sesak nafas,” ungkap Vahrul.
Kasat mengatakan saat kebakaran terjadi di ruangan perwira, KM Bukit Raya yang berlayar dari Surabaya menuju Pontianak itu sedang mengangkut 1.106 orang penumpang.
“KM Bukit Raya ini diperkirakan tiba di Pelabuhan Dwikora Pontianak pada Kamis 25 April sekitar pukul 17.00 WIB,” pungkasnya. (wah)
Editor : Syahriani Siregar