MEMPAWAH – Masyarakat Tionghoa di Kabupaten Mempawah menggelar perayaan hari Duan Wu Ji. Di Kecamatan Sungai Pinyuh, ratusan masyarakat Tionghoa memperingatinya dengan perang air di Komplek Ruko Patoka Sungai Pinyuh, Senin (10/6) sekitar pukul 10.30 WIB.
Ratusan masyarakat Tionghoa di Kecamatan Sungai Pinyuh berkumpul di Halaman Ruko Patoka, Sungai Pinyuh. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti perayaan hari Duan Wu Ji.
Mendukung perayaan itu, sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Api Sungai Pinyuh (BPASP) tampak telah bersiap di lokasi. Mobil damkar akan menyemprotkan air kearah kerumunan peserta festival.
Tak kurang dari 500 peserta berkumpul untuk merayakan hari Duan Wu Ji di Sungai Pinyuh. Setelah peserta berkumpul, perayaan pun dimulai. Mobil damkar menyemprotkan air dan membasahi para peserta yang tampak telah bersiap dengan berbagai peralatan seperti pistol air dan lainnya.
Dalam perayaan itu, para peserta tampak bersukacita. Dibawah guyuran air, mereka saling melakukan menyiramkan air sehingga menambah suasana perayaan semakin meriah dan semarak.
“Secara keseluruhan, perayaan hari Duan Wu Ji di Kecamatan Sungai Pinyuh berlangsung tertib, aman dan lancar,” terang petugas dari Polsek Sungai Pinyuh.
Dia menyampaikan perayaan tersebut dimaksudkan untuk menghidupkan kembali budaya masyarakat Tionghoa yang populer dengan sebutan makan bakcang dan mandi di sungai. Namun, pada tahun ini ada sedikit perubahan dengan kegiatan perang air.
“Biasanya masyarakat Tionghoa merayakanya dengan makan bakcang dan mandi di sungai. Namun, untuk kegiatan mandi di sungai diganti dengan perang air,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an